Menu Click to open Menus
Home » Uncategorized » Pemkab Kutim Sampaikan Nota Pengantar KUA dan PPAS Tahun 2018, Proyeksi PAD 3,3 Triliun

Pemkab Kutim Sampaikan Nota Pengantar KUA dan PPAS Tahun 2018, Proyeksi PAD 3,3 Triliun

(9755 Views) Juni 20, 2017 4:59 pm | Published by | No comment

Sangatta – Pemerintah Daerah Kabupaten Kutai Timur, menyampaikan Nota Pengantar Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Priorotas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Kabupaten Kutai Timur tahun 2018, diruang Sidang DPRD Kabupaten Kutai Timur, Selasa (20/6/17).

Dalam Rapat Paripurna Penyampaian Nota Pengantar KUA dan PPAS tahun  2018 Kabupaten Kutai Timur itu, rapat dipimpin Ketua DPRD Kutim, Mahyunadi, didampingi Wakil Ketua I Yulianus Palangiran, Wakil Ketua II Encek U.R Firgasi dan dihadiri 30 anggota Dewan.

Bupati Kutai Timur, Ismunandar pada rapat tersebut menyampaikan sejalan dengan penetapan tema pembangunan nasional, yang tertera dalam Rencana Kerja Pemerintah (RKP) yaitu memacu investasi dan infrastruktur, untuk pertumbuhan dan pemerataan, dan tema rencana kerja pemerintah daerah (RKPD) Provinsi Kaltim, tahun 2018 yaitu Penguatan Ekonomi Masyarakat Menuju Kesejahteraan yang adil dan merata. Maka sesuai dengan kondisi yang sedang berjalan, permasalahan yang dihadapi dan potensi wilayah yang dimiliki, maka Pemerintah Kutai timur telah menetapkan tema pembangunan pada tahun 2018 yaitu Peningkatan Produksi dan Komoditas Potensi Unggulan.

Dengan ditetapkan tema tersebut, prioritas pembangunan di kabupaten Kutai Timur tahun 2018 lebih diarahkan pada program dan kegiatan yang secara langsung maupun secara tidak langsung mampu meningkatkan produksi pangan dan komoditas potensi unggulan Kabupaten Kutai Timur.

Bupati menjelaskan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (ABPD) tahun 2018 Pertama Pendapatan daerah, total proyeksi pendapatan daerah tahun 2018 sebesar 3,3 triliun rupiah, yang didapati dari pendapatan asli daerah (PAD), Dana Perimbangan, Dana Alokasi Umum, Dana Alokasi Khusus, dan lain-lain pendapatan daerah yang syah.

Ismu menambahkan, Penerimaan pendapatan terbesar pada tahun 2018 berasal dari Dana Perimbangan, yang diproyeksikan 2,6 Triliun rupiah, atau 81,51 persen  dari total pendapatan daerah, sementara itu pendapatan dari sumber pendapatan asli daerah (PAD) diproyeksikan 100 miliar rupiah atau 3 persen dari total pendapatan. Sedangkan dari sumber lain-lain dari pendapatan yang syah diproyeksikan 549 miliar rupiah atau 16,40 persen dari total pendapatan daerah tahun 2018.

Insert : Bupati

Lebih jauh, Ismunandar mengungkapkan, Belanja Daerah mempunyai peran dalam peningkatan kualitas pelayanan publik dan sekaligus menjadi stimulus bagi pembangunan di Kabupaten Kutai Timur. Belanja Daerah Kabupaten Kutai Timur pada tahun 2018 direncanakan, 3,33 triliun rupiah. Alokasi Belanja Derah terdiri dari belanja tidak langsung, sebesar 39,65 persen dan belanja langsung sebesar 60,35 persen.

Print Friendly, PDF & Email
0 0 vote
Article Rating
Categorised in:
Subscribe
Notify of
guest

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments