Menu Click to open Menus
Home » Pemerintahan » Pemkab Kutim Upayakan Pelunasan Seluruh Hutang Di Semester Pertama 2019

Pemkab Kutim Upayakan Pelunasan Seluruh Hutang Di Semester Pertama 2019

(61 Views) Desember 31, 2018 5:49 pm | Published by | No comment

Sangatta – Melakukan konfrensi pers di Ruang Meranti Kantor Bupati Kutai Timur, Senin, 31 Desember, Bupati Kutai Timur, Ismunandar menyampaikan akan melakukan pelunasan hutang pada pihak ketiga di semester pertama tahun depan. Sebelumnya Ismu menjelaskan, bahwa ada kurang salur dari Pemerintah Pusat sebesar tujuh ratus sebelas Milyar Rupiah, yang mengakibatkan tidak terbayarnya beberapa kegiatan yang sudah selesai.
Didampingi Wakil Bupati Kutia Timur, Kasmidi Bulang, Sekertaris Daerah, Irawansyah, dan Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda), Musyafa, Ismunandar menjelaskan, yang akan dilakukan pertama pada tahun depan, adalah evaluasi terhadap program, program mana yang tingkat urgency lemah, sehingga bisa ditunda dan difokuskan untuk pembayaran hutang. Untuk hutang pada tahun 2016 dan 2017, sudah dialokasikan di triwulan pertama, namun untuk tahun 2018 masih dicarikan formulanya, agar dapat terselesaikan juga, bersamaan pada semester pertama.

Sementara itu, Musyafa mengatakan Ia sebelumnya over optimis karena pada penyusunan APBD 2018, berdasarkan Peraturan Presiden Nomor 107 Tahun 2017, ditetapkan anggaran dua koma Delapan Trilliun Rupiah. berjalannya waktu keluar Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 103 Tahun 2018, terdapat kurang salur Sembilan Ratus Delapan Belas Milyar Rupiah untuk Kutai Timur. Karena adanya kurang salur Pusat tersebut, maka dianggar di APBD Perubahan untuk kebutuhan yang belum terpenuhi Sebesar Delapan Ratus Milyar Rupiah, jadi APBD di 2018 menjadi Tiga Koma Tujuh Trilliun Rupiah.
Namun menurut Musyafa, pada injury time, Pemerintah Pusat kembali mengeluarkan PMK Nomor 153 Tahun 2018, yang merefisi Peraturan Presiden Nomor 107 Tahun 2017, sehingga pendapatan menjadi naik sekitar Lima Puluh Tujuh Milyar Rupiah, namun disisi lain penyaluran dari Pemerintah Pusat hanya dua ratus Milyar Rupiah, sehingga masih menyisakan tujuh ratus milyar rupiah lebih yang belum tersalur, sedangkan APBD Perubahan sudah disahkan. Itulah sebabnya mengapa Kutai Timur tidak mencapai target, padahal jika tersalurkan keseluruhan maka Kutai Timur akan surplus.
Namun persoalan tersebut menurut Musyafa tidak hanya terjadi untuk Kutai Timur, daerah lain juga merasakan hal yang sama. Sisa salur akan ditransfer pada tahun depan.

Print Friendly, PDF & Email
Categorised in:

No comment for Pemkab Kutim Upayakan Pelunasan Seluruh Hutang Di Semester Pertama 2019

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.