Menu Click to open Menus
Home » Pemerintahan » Pencegahan Stunting Jadi Fokus Utama Rantau Pulung Pada Bursa Inovasi Desa

Pencegahan Stunting Jadi Fokus Utama Rantau Pulung Pada Bursa Inovasi Desa

(29 Views) Oktober 29, 2019 7:00 pm | Published by | No comment

Sangatta – Kecamatan Rantau Pulung  menjadikan  pencegahan Stunting sebagai Fokus Utama Dalam Bursa Inovasi Desa. Hal ini terkait dari jumlah penderita Stunting di Kutim yang mencapai  1.940 jiwa pada tahun 2017, dengan balita stunting capaian tertinggi 58,82 % di desa Keraitan kecamatan Bengalon dan terendah di 11,27 % di desa Sri Pantun kecamatan Kongbeng. (hasil Analisis Data Dinas Kesehatan 2017).

Wakil Bupati Kutai Timur Kasmidi Bulang saat membuka Bursa Inovasi Desa tersebut mengatakan, harapannya program tersebut dapat diadopsi oleh desa lainnya di Kutim dengan pemanfaatan dana desa (DD) yaitu, mempercepat pembangunan posyandu smart yang ramah dan mudah dijangkau oleh masyarakat. Pemerintah desa wajib memberikan edukasi tentang deteksi dini tumbuh kembang balita mulai dari gizi, sehingga kedepan penyakit balita seperti kurang gizi atau stunting dapat dideteksi sedini mungkin.

Selain Stunting, Rantau Pulung juga baru saja mendapatkan penghargaan sebagai kecamatan berprestasi melalui inovasi pembuatan jamban sehat (tempat buang air besar). ini sekaligus menjadikan Rantau pulung sebagai pelopor di Kalimantan Timur.

Sementara itu, menurut Kepala Dinas Pemberdayaan Desa  (PMD) Kutim  Suwandi implemnetasi Bursa Inovasi Desa (BID) tahun ini berfokus pada peningkatan infrastruktur dan kegiatan pertanian dengan prioritas pencegahan Stunting.

Dengan program inovasi desa, kita tingkatkan pemanfaatan dana desa melalui program kegiatan pembangunan dan pemberdayaan yang kreatif dan inovatif, serta tepat sasaran dalam rangka mensukseskan gerakan pembangunan desa mandiri terpadu menuju Kutim mandiri sejahtera.

Voice Mike Trigunawati

 

 

Print Friendly, PDF & Email
Categorised in:

No comment for Pencegahan Stunting Jadi Fokus Utama Rantau Pulung Pada Bursa Inovasi Desa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.