Menu Click to open Menus
Home » Uncategorized » Perda Retribusi Tenaga Kerja Asing jadi Sumber Potensi Pendapatan Baru Kutai Timur

Perda Retribusi Tenaga Kerja Asing jadi Sumber Potensi Pendapatan Baru Kutai Timur

(4123 Views) April 27, 2016 6:12 am | Published by | 214 Comments

Sangatta. Dengan sudah disahkannnya Peraturan Daerah (Perda) Retribusi Tenaga Kerja Asing, hal ini diharapkan mampu menjadi salah satu sumber pemasukan bagi Kutai Timur. Mengingat sebagai daerah perkebunan dan pertambangan, saat ini cukup banyak tenaga kerja asing yang bekerja di kedua sektor tersebut di Kutim.
Menurut Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kutai Timur Abdullah Fauzi, dengan telah disahkan perda retribusi tenaga kerja asing, kini pihaknya tinggal menungguterbitnya surat keputusan (SK) dari Gubernur Kaltim terkait retribusi tenaga asing ini dan kemudian tinggal di sosialisasikan.

Dikatakan, selama ini tenaga kerja asing yang masuk di Kutim hanya terdaftar di pusat, sementara Kutai Timur sebagai tempat mereka mencari nafkah tidak mendapatkan apa-apa. Hanya sekedar mengetahui saja layaknya seorang ketua rukun tetangga (RT). Namun dengan adanya perda ini, maka selain terdaftar secara resmi di Kutai Timur, para tenaga kerja asing ini juga diwajibkan membayar retribusi kepada pemerintah daerah Kutai Timur. Tentu ini akan menjadi pendapatan asli daerah yang akan dimasukkan ke Kas Daerah.

Sesuai aturan pada perda tersebut, setiap tenaga kerja asing akan dikenakan retribusi USD 100 (Seratus Dollar Amerika) per orang per bulannya. Sehingga tinggal dikalikan berapa bulan dirinya bekerja di Kutim. Sementara dari data terhimpun di Disnakertrans Kutim, hingga saat ini jumlah tenaga kerja asing yang bekerja di Kutim lebih dari 80 orang, yang bekerja di sektor pertambangan maupun perkebunan.

(Voice : Disnaker Fauzi – Perda Retribusi TKA)

Print Friendly, PDF & Email
0 0 vote
Article Rating
Categorised in:
Subscribe
Notify of
guest

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.

214 Comments
Most Voted
Newest Oldest
Inline Feedbacks
View all comments