Menu Click to open Menus
Home » Uncategorized » Perda Retribusi TKA Belum Kelar, Pemkab Kutim Bakal Kehilangan Pemasukan Miliaran Rupiah    

Perda Retribusi TKA Belum Kelar, Pemkab Kutim Bakal Kehilangan Pemasukan Miliaran Rupiah    

(539 Views) Juli 6, 2015 8:16 am | Published by | 1 Comment

Sangatta. Belum disetujuinya Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Retribusi Tenaga Kerja Asing (TKA) menjadi Perda oleh DPRD Kutai Timur, membuat Pemkab Kutim dipastikan bakal kehilangan kembali pundi-pundi pemasukan yang jumlahnya ditaksir miliaran rupiah.

Menurut Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kutai Timur Abdullah Fauzi, jika saja DPRD bergegas mengesahkan Raperda retribusi tenaga kerja asing menjadi sebuah Perda, maka tentu saja Pemkab Kutim tidak akan kehilangan potensi pendapatan asli daerah yang jumlahnya miliaran rupiah dari pungutan tenaga kerja asing yang masuk ke Kutai Timur, karena sudah memiliki dasar hukum untuk melakukan pungutan.

Lanjutnya, saat ini ada ratusan tenaga kerja asing yang menetap dan bekerja di Kutai Timur. Jika setiap orang dikenakan retribusi USD 100 (red.Seratus Dollar Amerika) pertahunnya , maka bisa dikalkulasikan berapa pendapatan Kutim dari tenaga asing tersebut. Terlebih kini Kementrian Ketenagakerjaan sudah tidak lagi memberikan rekomendasi uang jaminan tenaga kerja asing, karena sudah diserahkan kepada masing-masing daerah.

Lebih jauh, Fauzi berharap DPRD Kutim dapat bijak menyikapi ajuan Perda retribusi TKA ini karena tentunya hal ini sepenuhnya sebagai upaya dalam peningkatan PAD Kutai Timur melalui retribusi tenaga kerja asing. Pihaknya saat ini hanya bertindak sebagai pengusul perda saja, sedangkan eksekusi dan pengelolaan keuangan akan langsung ditangani oleh Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda) Kutai Timur.

(Voice)

Print Friendly, PDF & Email
0 0 votes
Article Rating
Categorised in:
Subscribe
Notify of
guest

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

1 Comment
Most Voted
Newest Oldest
Inline Feedbacks
View all comments