Menu Click to open Menus
Home » Uncategorized » Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Tuah Benua Kabupaten Kutai Timur, menggelar Diskusi Panel, Jajak Pendapat Penyesuaian Tarif Air Tahun 2017

Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Tuah Benua Kabupaten Kutai Timur, menggelar Diskusi Panel, Jajak Pendapat Penyesuaian Tarif Air Tahun 2017

(5311 Views) Februari 28, 2017 5:42 pm | Published by | No comment

Sangatta – Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Tuah Benua Kabupaten Kutai Timur, menggelar Diskusi Panel, bertujuan jajak pendapat berkaitan dengan penyesuaian tarif air tahun 2017 dan Sosialisasi perhitungan tarif air Full Cost Recorvery (FCR), di ruang Akasia Gedung Serba Guna Bukit Pelangi Sangatta, Selasa, (28/2/17). Kegiatan tersebut, dibuka secara resmi oleh Asisten Perkonomian dan Pembangunan Setkab Kutim, Rupiansyah. Peserta dihadiri dari berbagai kalangan, mulai dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD), DRPD Kutim, Stakeholder, seperti Tokoh-Tokoh Masyarakat, LSM, Organisasi Kepemudaan maupun Organisasi Perempuan dan tamu undangan lainnya.

Pada kesempatan itu, Direktur Utama PDAM Tirta Tuah Benua Kutai Timur, Aji Mirni Mawarni, mengungkapkan PDAM telah melayani 17 Kecamatan dari 18 Kecamatan di Kabupaten Kutai Timur. Dimana total cakupan pelayanan yang dilayani 29 persen dan bisa dikatakan masih jauh dari target nasional yang ditetapkan yaitu 69 persen. Namun, pihaknya tetap optimis dapat meningkatkan cakupan pelayanan, dikarenakan dukungan yang luar biasa dari  Pemerintah dan DPRD Kabupaten Kutai Timur dan juga masyarakat Kutim.

Menurut Mawar, tarif air yang belum Full Cost Recovery (menutup biaya secara penuh) dimana harga jual rata-rata, lebih rendah dari harga pokok produksi. Hasil audit kinerja tahun 2015 harga jual rata-rata sebesar Rp.5.103,98 meter per kubik sedangkan harga pokok produksi sebesar Rp.9.433,73 per meter kubik.

Lebih lanjut, Ia menambahkan setiap tahun selalu terjadi kenaikan harga bahan baku seperti bahan bakar minyak (BBM), bahan kimia, material sambungan rumah, jaringan dan aksesoris pipa serta biaya pemeliharaan genset dan pompa. Inflasi rata-rata setiap tahun sebesar 5,48 persen. Hampir lima tahun PDAM tidak melakukan penyesuain tarif air dikarenakan 90 persen operasi IPA dan Kantor, listriknya bersumber dari BBM yakni solar dengan harga industri. Seharusnya kenaikan tarif dilakukan setiap dua tahun sekali.

Reporter : Wak Hedir

Print Friendly, PDF & Email
0 0 vote
Article Rating
Categorised in:
Subscribe
Notify of
guest

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments