Menu Click to open Menus
Home » Uncategorized » PERUSAHAAN SAWIT TERINDIKASI SEBABKAN GAGAL PANEN

PERUSAHAAN SAWIT TERINDIKASI SEBABKAN GAGAL PANEN

(2600 Views) Juni 7, 2016 7:12 am | Published by | 228 Comments

SANGATTA –  Banyaknya perkebunan sawit di Kutai Timur terindikasi sebagai salah satu penyebab kegagalan panen padi tahun lalu di beberapa kecamatan.  Kegagalan panen padi tersebut diakibatkan kurangnya pasokan air yang dikarenakan musim kemarau, namun disamping kejadian alam, perkebunan sawit juga dianggap menjadi penyebab kurangnya ketersediaan air untuk pertanian. Sebanyak 148 perusahaan perkebunan tersebar hampir di semua kecamatan di Kutai Timur yang banyak dinominasi oleh perusahaan perkebunan sawit. Sementara perkebunan sawit memerlukan banyak ketersediaan air dalam produksinya.

Tanaman sawit merupakan jenis tanaman yang membutuhkan banyak serapan air. Tanaman sawit, dipanen dua kali setiap bulan. untuk setiap batang sawit satu kali panen akan menghasilkan 15 kilogram sawit. Dengan demikian, selama satu bulan, satu tanaman sawit menghasilkan 30 kilogram. Padahal untuk membentuk 1 kilogram sawit dibutuhkan 400 liter air setiap hari.

Selama ini banyak dari perusahaan sawit yang mengunakan air dari sungai maupun danau untuk memenuhi kebutuhan air tanaman sawit. Sementara sumber tersebut juga digunakan warga masyarakat baik untuk kebutuhan sehari-hari maupun kebutuhan pertanian.

Wakil Bupati Kasmidi Bulang dalam rapat koordinasi dengan seluruh SKPD mengatakan, nantinya akan ada Peraturan Bupati yang mengatur perusahaan-perusahaan sawit yang menyedot air dari sungai karena perusahaan perkebunan membutuhkan air yang banyak. Perusahaan perkebunan menggunakan teknologi pompa dengan kapasitas besar untuk menyedot air sehingga para petani tidak dapat persiadaan air.

Peraturan tersebut dirasa Kasmidi penting karena perusahaan perkebunan memiliki kolerasi dan matarantai dengan ketersediaan air di kecamatan. Selain hal tersebut berbagai cara juga dilakukan pemerintah dalam memenuhi ketersediaan air untuk pertanian diantara dengan membuat sumur-sumur bor di setiap kecamatan.

Print Friendly, PDF & Email
0 0 vote
Article Rating
Categorised in:
Subscribe
Notify of
guest

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

228 Comments
Most Voted
Newest Oldest
Inline Feedbacks
View all comments