Menu Click to open Menus
Home » Uncategorized » Produksi Minyak Terus Turun, Pertamina Ambil Langkah Efisiensi

Produksi Minyak Terus Turun, Pertamina Ambil Langkah Efisiensi

(465 Views) Juni 23, 2016 7:47 am | Published by | No comment

Sangatta. Akibat terus menurunnya produksi minyak yang dihasilkan Pertamina dari tahun ke tahun, memaksa jajaran Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Minyak dan Gas (SKK Migas) wilayah Kaltim dan Sulawesi terpaksa mengambil langkah efisiensi. Salah satunya dengan mengurangi Kontraktor Kontrak Kerja Sama (K3S), termaksud di wilayah PT Pertamina EP Sangatta 5, Kutai Timur.

Staf Humas dan Kelembagaan SKK Migas Kalimantan dan Sulawesi, Handel Martua PLN, mengatakan diambilnya kebijakan efisiensi itu menyusul terus anjloknya harga minyak dunia di pasar Internasional maupun di pasar lokal. Dan kondisi yang demikian tidak bisa dielakan oleh pihaknya. Dengan kebijakan itu, diharapkan kegiatan di Pertamina sendiri dapat lebih bersaing lagi.

Lanjutnya, saat ditemui disela kegiatan buka bersama PT Pertamina Sangatta bersama Pemkab Kutim, Selasa (21/6) malam, disebutkan pada beberapa wilayah PT Pertamina dalam produksi minyaknya terus mengalami penurunan yang cukup signifikan. Banyak sumur-sumur minyak PT Pertamina yang sudah tua dan membutuhkan adanya kegiatan eksplorasi baru. Bahkan harga minyak dunia saat ini masih berada di bawah 50 dollar per barel.

Kendati demikian, Martua menyebutkan, bila sektor hulu migas masih menjadi sektor andalan di Indonesia, baik itu dari segi penerimaan negara, sumber energi maupun efek multi player kepada pertumbuhan usaha barang dan jasa penunjang lainnya. Seperti pada perbankan masih banyaknya peredaran uang yang berasal dari sektor hulu migas, yang dijadikan modal bagi pengusaha intuk membangun usaha di daerah.

 Ia menyebutkan, jajaran PT Pertamina tidak ingin mengambil resiko yang dapat berdampak besar pada pekerja, produksi dan keuangan. Karenanya, efisiensi pada K3S menjadi pilihan bijak untuk menekan anjloknya harga jual minyak dan turunnya produksi minyak Pertamina itu sendiri.

Martuah mencontohkan, seperti kegiatan K3S JOB Pertamina Mekko Sulawesi, harga jualnya lebih rendah dari pada harga pokok. Karenanya, untuk sementara waktu kegiatannya tidak dilanjutkan dulu.

Untuk diketahui, harga minyak mentah AS untuk pengiriman Juli turun 39 sen atau 0,8 persen ke angka 48,49 dolar per barel di New York Mercantile Exchange. Sedangkan untuk minyak Brent yang merupakan patokan harga dunia turun 52 sen atau 1 persen ke angka 49,83 dolar per barel di ICE Futures Europe.

 

Print Friendly, PDF & Email
0 0 vote
Article Rating
Categorised in:
Subscribe
Notify of
guest

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments