Menu Click to open Menus
Home » Uncategorized » Proses Panjang Adopsi Bagi Calon Orang Tua Angkat Bayi Kardus

Proses Panjang Adopsi Bagi Calon Orang Tua Angkat Bayi Kardus

(933 Views) Maret 30, 2016 8:14 am | Published by | No comment

Sangatta. Penemuan bayi dalam kardus oleh warga di sebuah Perumahan Bumi Etam Kawasan Swarga Bara Sangatta, Minggu (27/3) malam, rupanya menarik simpati sejumlah kalangan dan warga untuk mengadopsi bayi malang tersebut. Namun ternyata, harapan sebagian warga untuk bisa langsung membawa pulang bayi mungil tersebut tidak bisa dengan mudah terwujud. Sebuah proses panjang persyaratan adopsi anak harus dilewati warga. Demikian diungkapkan Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kutai Timur Aji Kifli Oesman didampingi Kepala Seksi Pelayanan Sosial Anak Suherman.

Dikatakan, bayi kardus yang saat ini masih dalam pengawasan dan tanggungjawab Dinsos Kutim, diakui memang cukup banyak masyarakat yang bersimpati dan mau mengadopsi bayi malang tersebut. Mulai dari anggota Polri sampai masyarakat biasa. Namun yang benar-benar memasukkan permohonan secara resmi ke Dinsos Kutim baru satu keluarga.

Dijelaskan Suherman, proses pengangkatan anak atau adopsi tidak bisa langsung meminta keputusan dari Pengadilan Negeri Sangatta, tetapi proses panjang akan dilalui para calon orang tua angkat ini. Mulai dari melengkapi berkas persyaratan, seperti melampirkan Kartu Tanda Penduduk (KTP), membuat surat pernyataan  dan permohonan adopsi hingga keterangan penghasilan keluarga calon orang tua angkat. Selanjutnya berkas rekomendasi dan permohonan akan dikirimkan kepada Dinas Sosial Provinsi Kaltim untuk dilakukan Verifikasi ulang dan diturunkan tim PEPA (Pertimbangan Pengangkatan Anak) untuk melakukan peninjauan ke lapangan dan melakukan tes kejiwaan dan psikologi bagi kedua calon orang tua angkat. Hal ini dilakukan agar memberikan jaminan keselamatan dan kesejahteraan anak kelak setelah diadopsi. Selain itu untuk mencegah kelak sang anak ditelantarkan atau menjadi korban traficking (penjualan anak)  oleh orang tua angkatnya. Setelah dianggap layak barulah akan disidangkan penetapannya di Pengadilan Agama bagi calon orang tua angkat yang beragama Islam. Sedangkan bagi yang beragama Non Islam, akan disidangkan di Pengadilan Negeri atau Tinggi setempat.

(Voice : Suherman – Proses Adopsi Bayi Kardus)

Lebih jauh dikatakan Suherman, saat ini kondisi bayi kardus semakin membaik. Untuk kebutuhan susu formula ditanggung sepenuhnya oleh Dinsos Kutim. Sedangkan jaminan kesehatan bayi, sepenuhnya ditanggung oleh Dinas Kesehatan Kutim. Sementara proses adopsi baru bisa dilakukan setelah rampungnya proses penyidikan oleh aparat berwajib, mulai dari proses penyidikan hingga pelimpahan berkas tersangka pembuang bayi tersebut ke kejaksaan.

Print Friendly, PDF & Email
0 0 votes
Article Rating
Categorised in:
Subscribe
Notify of
guest

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments