Menu Click to open Menus
Home » Uncategorized » Prostitusi Menghilang, Cafe Menjamur Di K2

Prostitusi Menghilang, Cafe Menjamur Di K2

(569 Views) Mei 28, 2015 5:42 am | Published by | 1 Comment

SANGATTA – Usaha pemerintah untuk membumi hanguskan prostitusi di Kampung Kajang (K2) Kecamatan Sangatta Selatan Kabupaten Kutai Timur (Kutim) akhirnya membuahkan hasil yang manis. Pasalnya, dari pantauan yang dilakukan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP) Kutim, di lokasi prostitusi Kampung Kajang saat ini sudah terlihat lagi aktifitas pelayanan Pekerja Seks Komersial (PSK) terhadap hidung belang.

”Kita sering pantau di situ (Kampung Kajang,red). Hasilnya memang nihil dan sudah tidak ada kegiatan prostitusi lagi. Bahkan saat ini sudah tidak ada bilik-bilik lagi. Jadi semuanya sudah aman dan sesuai dengan keinginan kita,”ujar Kasatpol PP Rijali Hadi didampingi Kepala Bidang Ketertiban dan Ketentraman Masyarakat Umum (Tantritbum) Suharman, Kamis (28/5) kemarin.

Tetapi sayang, walaupun aktifitas  penyedia jasa PSK sudah tidak dijumpai lagi, namun dilokasi Prostitusi Kampung Kajang kembali dihiasi oleh cafe-cafe disekitar lokasi tersebut. Dari data yang diambil Satpol, sedikitnya ada tujuh cafe yang baru buka menghiasi Kampung Kajang.

”Kita pastikan prostitusi tidak ada. Bahkan potensi untuk menjurus ke arah prostitusi sudah tidak terlihat. Itu hasil pemantauan kita. Pun dari laporan warga juga tidak ada sekalipun. Memang kalau cafe baru , ada di sana (Kampung Kajang,red). Setahu saya ada 7 semuanya. Tetapi walaupun demikian, aktifitas disana sudah tidak rame lagi seperti dulu. Sudah sunyi sekali. Pengunjung sudah malas, jalan juga rusak, kumuh, dan  bahkan orang-orangnya juga pada menghilang semua,”kata pria yang biasa disapa Cono itu.

Walaupun dugaan tidak adanya prostitusi lanjutan, namun pihaknya juga tidak akan menutup mata. Salah satu yang dilakukan ialah dengan menempatkan dua personil dilokasi eks Prostitusi Kampung Kajang setiap malamnya secara bergantian. Hal ini tentu salah satu upaya untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

”Ya sedia payung sebelum hujan. Kita tetap jaga-jaga disana. Jangan samapi kita lalai dan apa yang tidak kita inginkan terjadi. Mungkin kegiatan prostitusi sudah tidak ada lagi, tetapi ketentraman lainnya kan juga perlu dijaga-jaga,”katanya.

Mudahan saja, upaya penjagaan yang dilakukan dapat mengontrol aktifitas berlebihan di Kampung Kajang.”Mudahan saja prostitusi sudah benar-benar tiada. Karena itu semua harapan kita,”harapnya.

Print Friendly, PDF & Email
0 0 votes
Article Rating
Categorised in:
Subscribe
Notify of
guest

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

1 Comment
Most Voted
Newest Oldest
Inline Feedbacks
View all comments