Menu Click to open Menus
Home » Uncategorized » PULUHAN MAHASISWA JURUSAN PETERNAKAN STIPER KUTIM IKUTI PRAKTIKUM TERPADU DI RANGKAI BAKTI SOSIAL DI DESA TEPIAN BARU

PULUHAN MAHASISWA JURUSAN PETERNAKAN STIPER KUTIM IKUTI PRAKTIKUM TERPADU DI RANGKAI BAKTI SOSIAL DI DESA TEPIAN BARU

(1146 Views) Mei 2, 2016 3:19 am | Published by | 1 Comment

SANGATTA- Bertempat di Desa Tepian Baru Kecamatan Bengalon, mahasiswa jurusan Peternakan atau lebih dikenal dengan nama” HIMAPET” Himpunan Mahasiswa  Peternakan melakukan Praktikum terpadu (Praktikum Gabungan). Kegiatan ini dirangkai dengan Bakti Sosial yang bertema “Peternakan Peduli Lingkungan”. kegiatan ini dilaksanakan di Desa Tepian Baru Kecamatan Bengalon yang dilaksanakan selama 2 hari, sabtu dan minggu yang dirangkaikan dengan acara Bakti Sosial di Pasar Swadaya Desa Tepian Baru Kecamatan Bengalon. Praktikum gabungan ini sendiri adalah yang ketiga kalinya dilakukan oleh Jurusan Peternakan yang dimulai sejak tahun 2003/2004 silam di Samarinda, kemudian tahun 2009/ 2010 di Kaliorang dan tahun ini di Bengalon.

Ketua Program Studi Peternakan Yajis Paggasa saat ditemui mengatakan, tujuan dari Praktikum ini tentunya untuk membandingkan antara teori dengan praktek, membantu mahasiswa dalam mencermati persoalan- persoalan di masyarakat termasuk fenomena- fenomena peternakan masyarakat dalam artian bahwa apa yang dipelajari selama ini, mahasiswa mampu menganalisis apa yang kurang yang perlu di untuk kembangkan/ diperbaiki atau yang sudah baik sehingga mahasiswa dapat melihat yang dapat di terapkan oleh peternak di masyarakat. Yajis mengambil contoh, Seperti yang diterapkan di Desa Tepian Langsat yang sudah melakukan pengolahan limbah dan penanganannya pun dikatakan sudah bagus. Selain itu lembaga pertanian yang ada disana banyak yang dilakukan saat praktek salah satunya dapat bertukar pikiran, belajar dan bertukar ilmu. Hanya saja karena ini dilapangan jadi lebih ke praktek,’’ urai Yajis”.

Lebih lanjut, dalam Praktikum ini ada 12 mata kuliah yang akan dipraktekkan dengan diikuti 3 angkatan yang ada dengan jumlah kurang lebih 50 orang mahasiswa. Sementara ditanya alasan memilih Desa Tepian Baru sebagai tempat Praktikum kali ini, Yajis mengatakan bahwa, kelompok tani yang ada disana memiliki kualifikasi yang standar teknis, dilihat dari status kelembagaan mereka memiliki kelompok yang jelas, punya koperasi, serta pengalaman dan pengetahuan tentang budidaya ternak termasuk model permodelan integrasi yang dilakukan disana. “peternak disana beternaknya dimulai dari hulu sampai hilir termasuk pengolahan limbah, pengolahan hasil pemotongan ternak,”itu yang mereka lakukan,” jelas Yajis

Lebih jauh dijelaskan, selain sapi yang menjadi bahan utama dalam praktek ini, ada ternak lainnya juga seperti unggas, teknologi pakan, usaha penanganan limbah, dan aneka ternak unggas.  Terkait apakah praktek gabungan ini akan terus dilakukan selanjutnya, disampaikan, bahwa kegiatan ini akan dilanjutkan terus mengingat STIPER juga sudah kerjasama dengan P4S Cahaya Baru khususnya di sektor peternakan. “ ini akan kita lanjutkan terus karena disana (red) memang sudah memenuhi syarat,”. Sarana dan prasarananya cukup termasuk fasilitas alat produksi sudah sangat memadai, karena juga ada bantuan dari dinas yang diberikan termasuk ternak sehingga itu sangat bagus dijadikan tempat pendidikan.

Hal lain yang dapat dilihat dalam kegiatan ini adalah mendorong mahasiswa yang akan melakukan PKL maupun penelitian karena banyak item yang bisa dijadikan sebagai objek PKL, penelitian dan objek praktikum.  Praktikum gabungan seperti ini dikatakan lebih efektif, karena selain menunjukkan kebersamaan, mahasiswa sudah siap dan focus dan terjun langsung ke masyarakat. Kemudian didalam praktikum ini ada kesan- kesan tersendiri termasuk kepada masyarakat sekitar yang akan ditempati bersosialisasi bahwa ternyata STIPER khususnya jurusan Peternakan itu ada di STIPER.

Harapannya, melalui kegiatan ini mahasiswa mampu mencermati antara teori dengan praktek dilapangan. Yang kurang apa yang akan diperbaiki dan yang lebih mengapa dianggap lebih. Kemudian mampu di tafsirkan, dialisis yang mana yang terbaik untuk kondisi daerah setempat,”Harapnya”.

Voice Paggasa: Praktikum Gabungan

Print Friendly, PDF & Email
0 0 vote
Article Rating
Categorised in:
Subscribe
Notify of
guest

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

1 Comment
Most Voted
Newest Oldest
Inline Feedbacks
View all comments