Menu Click to open Menus
Home » Uncategorized » PUSKESMAS SANGATTA UTARA DENGAN PROGRAM KERJA UNGGULAN 2016

PUSKESMAS SANGATTA UTARA DENGAN PROGRAM KERJA UNGGULAN 2016

(3020 Views) Mei 11, 2016 6:31 am | Published by | 164 Comments

SANGATTA – Puskesmas Sangatta Utara yang baru berdiri sekitar 3 tahun lalu memiliki sejumlah program kerja ditahun 2016. Dari program kerja tersebut juga terdapat sejumlah program unggulan tahun 2016. program – program tersebut salah satunya adalah upaya kesehatan masyarakat, yaitu upaya kesehatan wajib yang dilaksanakan di puskesmas Sangatta Utara diantaranya KIA (Kesehatan Ibu dan anak), KESLING (kesehatan Lingkungan), GIZI  dan pengobatan dasar yang dilakukan di poli umum. kemudian P2P yaitu Pengendalian Pencegahan Penyakit diantaranya adalah penyakit menular dan penyakit tidak menular dan yang terakhir adalah program yang wajib yaitu pomkes (Promosi Kesehatan) yang dalam hal ini dilakukan penyuluhan dan edukasi kepada masyarakat. program yang kedua adalah upaya kesehatan pengembangan, seperti UKS (Usaha Kesehatan Sekolah), kemudian PKPR (Pelayanan Kesehatan Remaja), Lansia (Lanjut Usia) serta program kesehatan masyarakat. dalam pelaksanaannya dikatakan, mengunjungi secara door to door atau home visit yang dikunjungi kerumah- rumah. hal tersebut disampaikan Mariani Karim, Kepala Puskesmas Sangatta Utara dalam Talk Show interaktif di Rpd Kutim.

Lebih lanjut dikatakan Mariani, saat ini juga ada program yang baru yaitu PKPRT (Pelayanan Kesehatan Reproduksi Terpadu). dijelaskan, yang dilayani dari anak sampai lansia tentang masalah- masalah reproduksi.

Adapun program unggulan di puskesmas Sangatta Utara seperti diutarakan kepala Puskesmas Sangatta Utara Mariani, yang diunggulkan yaitu tentang lansia, Imunisasi, PKPRT, dan anak. “ini yang kami unggulkan untuk di tahun 2016”. Ucap Mariani (Voice : Mariani Karim, Ka. Puskesmas Sangatta Utara). 

Voice Mariani Kepala Puskesmas Sangatta Utara

Dijelaskan, contoh program yang dilakukan adalah KESLING (Kesehatan Lingkungan) yaitu kegiatan didalam dan diluar gedung. kegiatan dalam gedung dilakukan konsultasi kesehatan lingkungan atau klinik sanitasi bisa dalam hal terjadinya penyakit- penyakit luar seperti diare, DBD. selain itu juga dilakukan penyuluhan. sedangkan untuk kegiatan diluar gedung yaitu pemeriksaan- pemeriksaan seperti tempat umum, tempat pengelolahan makanan. selain itu ada yang dinamakan rumah sehat yaitu melakukan survei kerumah- rumah warga masyarakat apakah mereka menggunakan jamban, air bersih dan lain- lain. dari survei yang dilakukan itu dikatakan, masih banyak masyarakat yang tidak menggunakan jamban terutama mereka yang tinggal sekitar pinggiran sungai. “biasanya selang pembuangan air itu tidak dibuat baknya namun langsung ke sungai, hal ini yang cepat membuat penyakit cepat tertular”. jelasnya

Print Friendly, PDF & Email
0 0 vote
Article Rating
Categorised in:
Subscribe
Notify of
guest

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

164 Comments
Most Voted
Newest Oldest
Inline Feedbacks
View all comments