Menu Click to open Menus
Home » Uncategorized » Rahman Pimpin Persatuan Sepak Takraw Indonesia (PSTI) Cabang Kutai Timur (Kutim)

Rahman Pimpin Persatuan Sepak Takraw Indonesia (PSTI) Cabang Kutai Timur (Kutim)

(768 Views) Mei 11, 2015 8:43 am | Published by | No comment

SANGATTA. Proses demokrasi Musyawarah Cabang Luar Biasa (Muscablub) Persatuan Sepak Takraw Indonesia (PSTI) Cabang Kutai Timur (Kutim) yang digelar pada Tanggal 07 hingga 9 Mei 2015 di Hotel Golden Sangatta berjalan alot dan lancar. Kepengurusan masa bakti 2015 hingga 2019 tersebut mengusung dua calon terkuat yakni Arif Rahman yang sebelumnya sebagai Ketua Harian PSTI dan Jepy sebagai Ketua Ikatan Pemuda Sepak Takraw Kutim (IPSKT).

Namun pada saat penyampaian visi dan misi, Jepy yang mengaku tidak siap memimpin PSTI langsung mengundurkan diri sebagai calon Ketua PSTI.”Dia (Jepi) mengundurkan diri dan secara otomatis Rahman sebagai calon tunggal dan pilih secara aklamasi. Kita hargai langkah Jepi dan Alhamdulillah Rahman menerima dan siap mengemban amanah yang dibebankan kepadanya,”ujar Ketua Panitia Aswadi Arsyad, Kamis (11/5).

Katanya, dalam Muscablub tersebut sedikitnya dihadiri 13 peserta dari empat Kecamatan yang ada di Kutim. Yakni dari Sangatta Utara, Sangata Selatan,Teluk Pandan dan Bengalon. Pesertanya diantaranya ialah , IPSKT, Marennu, Garuda, STAIS, Ijo Itam, Kompak, Bosowa, Bukut Pelangi,Kerukunan Keluaga Mandar (KKM) 1,KKM 2, Damkar, DDI, dan Akademi Sepak Takrau Pondation (ASTAF).

”Dan Alhamdulillah pula semua teman-teman peserta mendukung dan mengamanahkan sama pak Rahman. Itru artinya mereka mempercayakan kepemimpinan PSTI sama beliau. Semoga PSTI bisa berjalan dengan baik lagi,”harapnya.

Sementara itu, Ketua terpilih Arief Rahman kegiatan musyawarah luar biasa ini bukanlah merupakan usaha untuk mengkudeta Ketua PSTI sebelumnya.Tetapi hal ini dilakukan semata-mata sebagai langkah penyelamatan organisasi dari pembekuan pengprov PSTI Provinsi Kaltim.

“Ini sesuai dengan arahan dan intruksi Ketua PSTI Kaltim yang sah. Jadi kita lakukan ini untuk perubahan. Toh musyawarah ini juga kita lakukan secara terbuka, tranparans, demokrasi, dan bukan otoriter,”katanya.

Dia berjanji akan merangkul semua elemen yang peduli terhadap kemajuan sepak takraw di Kutim. Serta akan melakukan peningkatan SDM pengurus melalui pelatihan agar bisa menunjang untuk kemajuan organisasi. Serta akan melakukan pembinaan club-club yang ada di Kutim dan akan menyelenggarakan kompetisi secara reguler.” Semua bisa terlaksana jika terjalin kerjasama antara pengurus dan semua pihak yang terkait. Jadi keberhasilan untuk memajukan PSTI bukan semata-mata ditangan Ketua tapi ada pada kekompakan pengurus,”katanya.

Ditempat yang sama, Ketua Pengprov PSTI Kaltim Hasan dalam sambutannya memberikan paresiasi kepada PSTI Kutim. Dirinya berharap agar kepengurusan kedepannya bisa menjadi kompak dan solid dalam memajukan sepak takraw di Kutim.”Kita minta terus berjuang, kompang dan solit untuk memajukan sepak takrau.  Kita juga kedepannya tidak akan mengambil atlit dari luar jika bertanding namun mengutamakan atlit lokal yakni binaan PSTI Kutim nantinya,”kata Hasan.

Namun sayang, dalam Muscablub tersebut tak satupun hadir perwakilan dari Disporapar maupun Koni Kutim. Meskipun demikian tidak sedikitpun mempengaruhi semangat peserta. Dan hadir tidaknya di PSTI juga tidak mempengaruhi pengeskahan pengurus baru. “Karna yang mengeluarkan SK adalah PSTI Provinsi jadi Muscalub ini tetap sah menurut Hukum,”katanya.

Print Friendly, PDF & Email
0 0 vote
Article Rating
Categorised in:
Subscribe
Notify of
guest

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.

0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments