Menu Click to open Menus
Home » Uncategorized » Rasionalisasi Tidak Sentuh Insentif dan Honor PNS

Rasionalisasi Tidak Sentuh Insentif dan Honor PNS

(557 Views) Juni 29, 2016 9:20 am | Published by | No comment

Sangatta. Rasionalisasi atau Pemangkasan anggaran atau akibat defisitnya keuangan Pemerintah Kutai Timur (Kutim) lebih kurang mencapai Rp 400 Miliar, dipastikan tidak sampai menyentuh insentif PNS dan honor pegawai kontrak yang bekerja di lingkungan Pemkab Kutim. Hal ini dipatikan Bupati Kutai Timur Ismunandar.

 Kepada awak media, Ismu mengatakan bahwa walaupun melakukan rasionalisasi anggaran, namun dipastikan pemangkasan tersebut tidak sampai menyentuh uang insentif dan honor, baik PNS dan Honorer yang bekerja di lingkungan Pemkab Kutim. Hal tersebut sudah diinstruksikannya jauh-jauh hari, sehingga tidak mengambil hak-hak dasar PNS dan pegawai honorer. Sehingga rasionalisasi hanya seputar perjalanan dinas dan hal-hal yang dianggap tidak terlalu mendesak di setiap SKPD.

Seperti pengadaan kendaraan dinas dan proyek-proyek yang belum menjadi prioritas.

 (Voice : Rasionalisasi Jangan Ganggu Insentif PNS)

Lebih jauh Bupati Ismu mengatakan, walaupun melakukan rasionalisasi anggaran SKPD, namun pihaknya tetap mencarikan solusi dan opsi-opsi agar pemangkasan anggaran di tiap-tiap SKPD tidak dilakukan secara besar-besaran. Salah satunya dengan meminjang separuh dari uang hasil sitaan Kejaksaan Negeri (Kejari) Sangatta yang saat ini sudah masuk ke kas daerah Kutim sebesar Rp 341 Miliar, yang merupakan sitaan hasil korupsi PT KTE. Sementara sisanya baru ditutupi dari masing-masing SKPD Kutim.

 

Print Friendly, PDF & Email
0 0 votes
Article Rating
Categorised in:
Subscribe
Notify of
guest

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments