Menu Click to open Menus
Home » Uncategorized » Rendah Peminat, Bupati Kutim Bakal Naikkan Tunjangan Pejabat Fungsional

Rendah Peminat, Bupati Kutim Bakal Naikkan Tunjangan Pejabat Fungsional

(870 Views) September 21, 2016 5:59 pm | Published by | No comment

Sangatta. Rendahnya minat Pegawai Negeri Sipil (PNS) untuk menjadi pejabat fungsional, membuat sebagian SKPD di lingkungan pemerintah Kutim kekurangan tenaga fungsional. Padahal, peran pegawai fungsional ke depan sangat dibutuhkan setiap Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD). Untuk mengatasi hal tersebut, saat ini Bupati Kutai Timur tengah mengkaji rencana menaikkan tunjangan perbaikan penghasilan (TPP) bagi pejabat fungsional, setara dengan pejabat struktural.

Bupati Kutai Timur Ismunandar, mengakui jika selama ini PNS lebih berlomba-lomba mengejar posisi struktural agar memiliki jabatan. Hal ini menyebabkan posisi jabatan fungsional tidak terlalu diminati bahkan dilirik. Belum lagi tunjangan pejabat fungsional juga jauh dibawah tunjangan pejabat struktural yang menjadi salah satu permasalahan rendahnya minat PNS untuk menjadi pejabat fungsional. Hal ini lah yang menyebabkan saat ini Kutai Timur kekurangan pejabat fungsional yang seharusnya ada di setiap SKPD.

Lanjut Ismu, karena itu pihaknya saat tengah mengkaji untuk meningkatkan tunjangan bagi pegawai fungsional. Hal ini dilakukan agar menarik minat pegawai , agar mau menjadi pegawai fungsional. Selain itu, pihaknya juga akan melakukan penyesuaian kebutuhan dan posisi pegawai fungsional di masing-masing SKPD.

(Voice : Bupati – Naikkan Tunjangan Fungsional)

Sementara itu, Kepala Bidang (Kabid) Pengembangan Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kutai Timur Sudirman Latief, mengakui jika selama ini rendahnya minat PNS di Kutim untuk menjadi pagawai fungsional dan lebih memilih mengejar posisi di jabatan struktural. Dirinya mengandaikan bahwa posisi struktural tersebut seperti gula yang diperebutkan semut. Namun dirinya yakin lambat laun ke depan akan ada perubahan pola fikir PNS, bahwa mereka akan lebih memilih jabatan fungsional.

Terlebih saat ini sesuai Undang-Undang (UU) Aparatur Sipil Negara (ASN), bahwa jabatan sturuktural dianggap hanya sebagai tugas administratif yang fungsinya harus melayani jabatan fungsional. Bahkan jika mengacu pada ASN, jabatan struktural ini akan dikurangi dan lebih banyak diutamakan jabatan fungsional. Sehingga dirinya sangat berharap adanya perbaikan tunjangan bagi pegawai fungsional ini, agar posisi pegawai fungsional di setiap SKPD di Kutim bisa terpenuhi.

(Voice : BKD Sudirman – Jabatan Fungsional)

 

Print Friendly, PDF & Email
0 0 vote
Article Rating
Categorised in:
Subscribe
Notify of
guest

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments