Menu Click to open Menus
Home » Uncategorized » RSU Kudungga Belum Tangani Pasien ISPA Akibat Kabut Asap

RSU Kudungga Belum Tangani Pasien ISPA Akibat Kabut Asap

(535 Views) Oktober 11, 2015 2:04 pm | Published by | No comment

SANGATTA– Direkrut Rumah Sakit Umum (RSU) Kudungga dr. Bahrani  mengatakan, sampai saat ini pihaknya belum melayani pasien penderita Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) akibat kabut asap. Pasalnya, wewenang penanganan penderita ISPA yang disebabkan kabut asap berada di  Dinas Kesehatan (Dinkes) atau Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas),‬

‪”Sampai hari ini kami belum menangani pasien ISPA akibat kabut asap. Dan setau saya masalah itu wewenangnya ada pada Dinkes Kutim atau Puskesmas,” ujar dr. Bahrani.‬

‪Kendati demikian, RSU Kudungga kata Bahrani baru akan melayani pasien ISPA akibat kabut asap jika mendapat rujukan dari Puskesmas. “Kalau Puskesmas tidak mampu biasanya langsung dirujuk kesini (RSU Kudungga, Red). Nah itu sudah tugas kami untuk menangani. Yang jelas, pasien yang menderita ISPA akibat kabut asap kalau sudah sangat parah baru kami yang menanganinya,” katanya.‬

‪Ia menerangkan, pemegang kartu Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) yang menderita ISPA akibat kabut asap tidak dapat langsung mendaftarkan diri ke RSU Kudungga, pasalnya, sesuai prosedur, pasien itu yang menderita ISPA akibat asap hanya dapat memeriksakan kesehatannya di Puskesmas.‬

‪“Pemegang kartu BPJS tidak dapat dibawa langsung ke rumah sakit umum, melainkan harus melalui Puskesmas. Dan itu memang sesuai prosedur. Kecuali ada rujukan yang seperti saya katakan tadi. Tapi kalau ada yang mau ke RSU Kudungga juga bisa, tapi kartunya BPJS-nya tidak berlaku,” terangnya‬

‪Ia pun menyebutkan, pihaknya saat ini  banyak menangani kasus metabolik seperti darah tinggi, kencing manis, kolesterol, kandungan, stroke,  dan lain-lain. Kalau pun ada ISPA, bukan disebabkan oleh kabut asap,”Ya masih sama seperti tahun lalu, paling banyak penyakit yang ditangani itu metabolik. Ya memang ada pasien penderita ISPA yang kita tangani, tapi itu bukan karena asap melainkan karena faktor lain ‬seperti faktor usia dan lain-lain, ” ujarnya.

Dia pun berharap di Kutai Timur tidak ada korban ISPA akibat kabut asap, ” Kami berharap disini tidak korban siwa akibat kabut asap, seperti daerah lainnya, ” harapnya. (ek1014)

Print Friendly, PDF & Email
0 0 vote
Article Rating
Categorised in:
Subscribe
Notify of
guest

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments