Menu Click to open Menus
Home » Uncategorized » Rumah Jabatan Bupati dan Kapolres Kutim Hampir Terbakar

Rumah Jabatan Bupati dan Kapolres Kutim Hampir Terbakar

(470 Views) Oktober 25, 2015 3:03 pm | Published by | No comment

Sangatta. Kondisi kebakaran hutan di Sangatta kian hari kian parah. Dari pemantauan IDC dalam dua hari terakhir, hampir sepertiga areal hutan yang ada di Kawasan Bukit Pelangi Sangatta, terbakar. Sedangkan dalam 3 hari terakhir kepekatan kabut asap terlihat cukup tebal menyelimuti kawasan Bukit Pelangi. Bahkan akibat kebakaran hutan ini, hampir saja membuat rumah jabatan (Runjab) Bupati Kutim dan runjab Kapolres Kutim ikut terbakar.

Api yang melahap rumput dan pohon yang berjarak sekitar 1,5 meter dari belakang runjab Bupati Kutim, Kamis (22/10) siang, sontak membuat petugas Polisi Pamong Praja (Pol PP) yang sedang piket jaga siang terkejut dan segera melaporkan kepada petugas pemadam kebakaran dari tim terpadu yang kebetulan sedang berada di kawasan Bukit Pelangi, yang juga memadamkan kobaran api di lokasi lainnya. Tim gabungan bersama petugas PMK langsung meluncur ke runjab Bupati Kutim untuk memadamkan kebakaran di belakang rumah Bupati Kutim.

Sementara, Kamis (22/10) sore, api terlihat berkobar di belakang pendopo rumah Bupati lama yang merembet cepat ke arah rumah jabatan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (FKPD) Kutim termasuk rumah Kapolres Kutim yang posisinya persis berada di ujung jurang dan sangat dekat dengan hutan. Akan tetapi karena di lokasi tersebut telah disiagakan 1 unit mobil PMK, maka api dapat dipadamkan sebelum mendekati rumah.

Kapolres Kutim AKBP Anang Triwidiandoko yang ditemui pagi tadi, mengatakan permasahan kebakaran lahan dan hutan yang saat ini melanda Kutai Timur memang cukup memprihatinkan sekaligus cukup memprihatinkan. Dalam penanganan, khususnya dalam hal penindaan para pembakar lahan perlu adanya bukti tangkap tangan bahwa tersangka benar-benar melakukan pembakaran. Jika hanya laporan laporan dari masyarakat maka sangat sulit di buktikan karena pemilik lahan pasti mengelak. Dirinya hanya berharap kesadaran dari setiap masyarakat untuk tidak melakukan pembakaran lahan atau hutan karena sangat merugikan bagi semua orang.

(voice)

Print Friendly, PDF & Email
0 0 vote
Article Rating
Categorised in:
Subscribe
Notify of
guest

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.

0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments