Menu Click to open Menus
Home » Uncategorized » Rupiansyah: Raperda Jangan Sampai Menghambat Investasi

Rupiansyah: Raperda Jangan Sampai Menghambat Investasi

(368 Views) Mei 9, 2016 7:13 am | Published by | No comment

Sangatta – Pemerintah Daerah Kabupaten Kutai Timur, kedatangan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD)  Penajam Paser Utara (PPU)  dalam rangka kunjungan kerja  Pansus II DPRD PPU terkait Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Pelayanan Kepelabuhan, pagi tadi Senin (5/5) diruang Tempudau Kantor Bupati Bukit Pelangi.

Kunjungan kerja  DPRD PPU ini  disambut  Asisten Ekonomi dan Pembangunan (Asisten II ), Rupiansyah, yang didampingi Sekretaris Dishubkominfo Dorbi Rizani dan Kepala Bidang Laut Dishubkominfo Fauzi serta jajarannya. Dalam kesempatan tersebut Rupiansyah, mewakil Bupati Kutai Timur Ismunandar, menyambut dengan baik atas kunjungan kerja DPRD PPU ini.

Rupiansyah mengatakan bahwa pembangunan darat atau infrastruktur jalan yang ada di Kutai Timur dari Samarinda menuju Sangatta banyak yang masih rusak disebelah kiri, salah satunya dikarenakan pelabuhan di Kutai Timur belum selesai. Dia menambahkan Pelabuhan Kenyamukan Kutai Timur memang ada, namun belum selesai semua pengerjaannya sehingga belum dapat beropersi. Rupiansyah mengungkapakan bahwa saat ini lahan kurang lebih 500 meter masih dalam proses penyelesaian lahannya.

Pembangunan Pelabuhan Kenyamukan dengan Multiyears karena merupakan kegiatan yang cukup besar, untuk sisi laut sebesar 260 miliar dan  sisi darat 200 miliar. Rupiansyah mengatakan pelabuhan Kenyamukan kalau tidak ada halangan tahun depat sudah dapat beroperasi.

Rupiansyah mengungkapkan bahwa saat ini Pemerintah Kabupaten Kutai Timur sedang merancang terkait dengan Raperda Pelayanan Kepelabuhan dan juga akan memersiapkan bagaimana pengelolaannya. Berbeda dengan pelabuhan yang ada di Maloy, Rupiansyah mengatakan Maloy hanya merupakan break dwon Kawasan Ekonomi Khusus – Maloy Batuta Trans Kalimantan (KEK-MBTK) Masterplan Percepatan Pembangunan  Ekonomi Indonesia, salah satunya di Kabupaten Kutai Timur yakni KEK-MBTK. Kondisi saat ini sudah saat ini sudah terbangun semua, tinggal pelabuhan yang dibangun oleh Pelindo saat ini. Jadi luas lahan dibangun oleh Pemerintah Kabupaten Kutai Timur 1000 Ha, yang sudah bebas seluas 500 Ha. Kawasan Industri, Kutai Timur hanya kebagian dalam pembebasan lahannya saja.

Semetara itu, terkait dengan Raperda Pelabuhan Kenyamukan, Rupainsyah mengakui Pemerintah Kabupaten Kutai Timur masih mempersiapkan Raperda tersebut. Namun terkait dengan aset Pemkab Kutim telah sharing dengan PU, BPK , terkait dengan bagaimana CSR jangan sampai ujung-ujunh menghambat Investasi.

Selanjutnya, terkait dengan  10 paket kebijakan yang disampaikan Presiden Jokowi yang menegaskan Peraturan-Peraturan Daerah yang menghambat Investasi dilarang. Maka dari itu dirinya berkonsultasi dengan Bupati dan DPRD Kutim, dikatakan jangan sampai Raperda insiatif yang dikeluarkan malah menghambat Investasi di Kutai Timur.

Voice Rupiansyah_Raperda Jgn Hambat Investasi

Print Friendly, PDF & Email
0 0 vote
Article Rating
Categorised in:
Subscribe
Notify of
guest

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments