Menu Click to open Menus
Home » Uncategorized » Sepasang Saudara Sepupu Kompak Jual Narkoba

Sepasang Saudara Sepupu Kompak Jual Narkoba

(408 Views) Mei 24, 2016 8:43 am | Published by | No comment

Sangatta. Banyak tertangkapnya penjual dan bandar narkoba ternyata tidak menjadi pelajaran berharga bagi sebagian masyarakat, bahwa mengedarkan barang haram tersebut terlarang dan merugikan diri sendiri. Bahkan Sb (40) warga Sp 4 Desa marga Mulya Kecamatan Kongbeng dan Sf (39) warga Gang SMA, kecamatan Muara Wahau, kedua saudara sepupu ini kompak menjalani bisnis berjualan barang haram di wilayah Muara Wahau dan Kongbeng. Tak ayal, Senin (23/5) sekitar pukul 13.30 wita, keduanya diciduk jajaran Polsek Kongbeng, saat tengah asik menjalankan bisnisnya menjalankan narkoba.

Dari tangan kedua tersangka, polisi berhasil menyita barang bukti narkoba jenis sabu sebanyak 4 poket dengan berat total  2,58 gram. Demikian diungkapkan Kapolres Kutai Timur AKBP Rino Eko didampingi Kasat Narkoba AKP Dhadhag Anindito dan Kapolsek Kongbeng Iptu Darmaji, Selasa (24/5) siang. Terungkapnya kasus ini sendiri, bermula dari laporan masyarakat yang diterima Polsek Kongbeng, Senin (23/5) sekira pukul 11.00 wita, bahwa di Jalan Poros Kongbeng-Berau sering dilakukan transaksi gelap narkoba.

Dijelaskan, dari penyelidikan atas laporan tersebut, kemudian polisi berhasil menciduk tersangka Sb, dan berhasil mengamankan barang bukti 1 poket narkoba jenis sabu seberat 0,16 gram. Barang bukti inipun sebelumnya sempat dibuang tersangka ke semak-semak saat dilakukan penggerebekan. Kemudian dari hasil introgasi terhadap tersangka Sb, diperoleh informasi bahwa barang haram tersebut didapatkan dari tersangka Sf di Muara Wahau. Tak lama, tersangka Sf pun berhasil diamankan di rumahnya, di gang SMA, Muara Wahau. Dari hasil penggeledahan di rumah tersangka Sf, polisi berhasil mengamankan barang bukti narkoba jenis sabu sebanyak 3 poket dengan berat total 2,44 gram.

(Voice : Kasat Narkoba AKP Dhadhag – Tangkapan Sabu Kongbeng)

Lebih jauh dikatakan, dari pengakuan kedua tersangka yang sehari-hari bekerja sebagai buruh sawit ini, diketahui sudah menjalani bisnis haram tersebut selama setahun terakhir. Narkoba sendiri selain di jual juga di konsumsi sendiri untuk penambah stamina. Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, kedua tersangka ini dijerat pasal 112 junto 114 UU nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika, dengan pidana penjara minimal 7 tahun penjara.

Print Friendly, PDF & Email
0 0 vote
Article Rating
Categorised in:
Subscribe
Notify of
guest

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments