Menu Click to open Menus
Home » Uncategorized » Sepekan Lebih Sangatta Langka Elpiji 3kg, Disperindag Kutim Baru Akan Lakukan Pengecekan

Sepekan Lebih Sangatta Langka Elpiji 3kg, Disperindag Kutim Baru Akan Lakukan Pengecekan

(637 Views) Oktober 21, 2015 12:36 pm | Published by | 1 Comment

Sangatta. Sudah sepekan terakhir ini di kota Sangatta terjadi kelangkaan gas elpiji ukuran 3 kg. Beberapa pengecer mengaku, kelangkaan ini terjadi karena ada pengurangan jatah dari Pertamina.

Salah satu pengecer gas elpiji H Sahar, mengatakan bahwa sudah sepekan lebih ini dirinya mendapatkan jatah pengiriman tabung gas elpiji ukuran 3 kg sangat sedikit. Biasanya, dirinya mendapatkan jatah 200 tabung lebih, namun akhir-akhir ini hanya mendapat 100 tabung saja. Dirinya berharap Pemerintah Kutim dapat membantu mencarikan jalan keluar agar kelangkaan ini dapat cepat teratasi.

Dikatakan, dirinya merasa cukup merugi dengan adanya pengurangan jatah dari pertamina ini. Pasalnya, modal yang sudah dikeluarkannya mencapai Rp 200 juta untuk membeli tabung elpiji dengan ukuran 3kg, padahal untung yang didapatkannya hanya Rp1.500 pertabung. Sementara untuk harga jual dari agen dirinya membeli per tabung elpiji 3kg seharga Rp19.000 dan bisa dijual lagi Rp Rp 22.000 hingga Rp 25.000 dengan sistem tukar tabung. Sementar jika ingin untuk membeli tabung baru isi elpiji 3kg dari agen, dirinya harus merogoh kocek Rp165.000 per tabung.

(Voice)

Sementara itu, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Perindag) Kutai Timur Irawansyah saat dikonfirmasi terkait kelangkaan gas elpiji ukuran 3kg di kota Sangatta, mengaku belum mengetahuinya. Dirinya mengatakan akan segera mengirimkan staf untuk melakukan pengecekan ke lapangan terkait kelangkaan ini. Pihaknya akan segera melakukan investigasi, apakah benar kelangkaan ini diakibatkan karena pengurangan jatah dari Pertamina ataukah terjadi penimbunan ditingkat agen

Print Friendly, PDF & Email
0 0 vote
Article Rating
Categorised in:
Subscribe
Notify of
guest

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

1 Comment
Most Voted
Newest Oldest
Inline Feedbacks
View all comments