Menu Click to open Menus
Home » Uncategorized » Siapkan Sumber Air, Distanak Kutim Bantu Kelola Pengembangbiakan Sapi Perah

Siapkan Sumber Air, Distanak Kutim Bantu Kelola Pengembangbiakan Sapi Perah

(390 Views) Mei 25, 2016 8:51 am | Published by | No comment

Sangatta. Tak hanya konsentrasi dalam pengembangbiakan sapi potong, saat ini Dinas Pertanian dan Peternakan (Distanak) Kutai Timur tengah mengembangbiakan sapi perah. Dimulai sejak tahun 2010 silam, budidaya sapi perah yang awalnya hanya 2 ekor, kini sudah berjumlah 25 ekor. Selain itu, potensi susu sapi murni yang dihasilkan cukup lumayan, yakni 14 liter per ekor per harinya. Hasil olahan susu sapi ini, mulai dari keripik susu hingga dangke atau tahu susu, sudah dipasarkan di Kota Sangatta khususnya Sangatta Selatan.

Menurut Plt Kepala Distanak Kutai Timur Marjoni didampingi Kabid Peternakan Diah Ratna Ningrum, budidaya sapi perah yang biasanya dikembangkan di dataran tinggi dengan suhu yang dingin ini, ternyata juga mampu dikembangbiakkan di Kutai Timur yang berusuhu panas. Melalui pengadaan di anggaran APBD Kutim tahun 2010, kemudian didatanggkan 2 ekor sapi perah. Kemudian pada tahun 2013, kembali dilakukan pengadaan sapi perah melalui APBN sebanyak 11 ekor dengan nilai Rp 300 juta. Setelah sekian tahun, rupanya mengalami perkembangan yang cukup signifikan menjadi 25 ekor indukan. Bahkan kelompok tani sapi perah Cenkap Sangatta Selatan, yang menjadi pilot projek dalam budidaya sapi perah pertama di Kalimantan Timur (Kaltim) ini, sudah berhasil menjual 2 ekor sapi perah jenis pejantan.

Lanjutnya, untuk lebih mendukung pengembangbiakan sapi perah di Sangatta Selatan tersebut, pihaknya akan segera menganggarkan penyediaan fasilitas air yang saat ini menjadi kendala utama dalam budidaya sapi perah. Melalui anggaran APBD Kutim pada perubahan nanti ataupun dari provinsi atau pusat, akan dialokasikan untuk pembuatan sumur bor dalam atau embung untuk memnuhi ketersediaan air bagi sapi perah tersebut.

Lebih jauh dikatakan, jika melihat potensi budidaya sapiperah yang ada saat ini, tidak menutup kemungkinan Pemkab Kutim melalui Distanak Kutim akan mengembangkan budidaya sapi perah ke Kecamatan lainnya di Kutim. Saat ini salah satu kecamatan yang juga mencoba membudidayakan sapi perah adalah kecamatan Rantau Pulung.

Print Friendly, PDF & Email
0 0 vote
Article Rating
Categorised in:
Subscribe
Notify of
guest

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments