Menu Click to open Menus
Home » Uncategorized » Sidak, Pegawai Mangkir, Pasti Diberi sanksi

Sidak, Pegawai Mangkir, Pasti Diberi sanksi

(9753 Views) Juli 22, 2015 8:15 am | Published by | No comment

SANGATTA – Memasuki hari pertama kerja usai cuti bersama Hari Raya Idul Fitri 1436 Hijriah, jajaran pejabat Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Pemkab Kutim) langsung mengadakan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah bagian dan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), Rabu (22/7). Sidak dipimpin Asisten Kesejahhteraan Rakyat (Kesra) Mugeni mewakili Bupati Ardiansyah Sulaiman, yang pada saat bersamaan sedang mengerjakan kegiatan lain, diruang kerjanya.
sidak lebaran2Dalam kegiatan ini, Asisten Kesra didampingi Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) M Joni dan Kabag Humas Muchtar serta Kasubbag Analisis dan Kinerja Kepegawaian Ortal Roni Suryawan. Sebelum sidak dilaksanakan, seluruh PNS dan TK2D dilingkungan Setkab Kutim melakukan apel pagi tepat dilaksanakan pada pukul 07.30 WIB. Apel pagi dipimpin oleh Staf Ahli Bupati, Abdul Muthalib. Hadir dalam kegiatan tersebut Bupati Ardiansyah Sulaiman, para Asisten Sekretaris Daerah serta sejumlah pejabat lainnya. Karena masih dalam suasana Idul Fitri, setelah apel pejabat dan pegawai lantas bersalam-salaman. Pemkab Kutim memberikan apresiasi tinggi pada seluruh PNS dan TK2D yang hadir dan langsung bekerja usai cuti bersama lebaran lalu.
sidak lebaranSetelah melakukan sidak di Sekretariat Kabupaten, inspeksi berlanjut ke sejumlah dinas dan badan yang ada di Komplek Pusat Perkantoran Bukit Pelangi Sangatta. Melibatkan beberapa tim dipimpin Asisten Bidang Pemerintahan Syafruddin, Asisten Bidang Ekonomi Pembangunan Rupiansyah, serta Asisten Bidang Adminstrasi Umum M Edward Adzran.
Sebelumnya Bupati Ardiansyah Sulaiman telah menjelaskan mengenai aturan main mengenai hari masuk kerja usai cuti bersama lebaran. PNS dan TK2D harus taat aturan yang telah ditetapkan oleh pemerintah. Sehingga tidak ada alasan untuk memperpanjang waktu libur. Sebagai seorang abdi negara, PNS dan TK2D dilingkungan Pemkab Kutim harus menaati aturan main.
Bupati Ardiansyah Sulaiman mengatakan, kalau melanggar pasti disanksi, bentuknya bisa melalui surat peringatan hingga penurunan pangkat dan jabatan. Kita memiliki kewajiban sebagai abdi negara untuk menjalankan tugas, pokok, dan fungsi yang telah diatur dalam Undang-Undang Kepegawaian. Jika memang ditemukan ada pegawai yang mangkir dari jadwal kerja yang telah ditetapkan akan diberikan sanksi. Ini untuk menimbulkan efek jera kepada PNS dan TK2D yang membolos tanpa ada keterangan yang jelas.
Sementara itu Kepala Badan Kepegawaian (BKD) M Joni menjelaskan, sesuai rekapitulasi sidak yang dilakukan oleh seluruh tim kemarin, hasilnya tingkat kehadiran pegawai Pemkab Kutim masih relatif baik. Kendati ada sedikit penurunan, dari 95 persen kehadiran sebelum cuti bersama menjadi sekitar 93 persen setelah libur. Menurut Joni, sesuai dengan instruksi Bupati, maka pegawai yang menambah libur atau mangkir tanpa alasan yang jelas dan tidak dapat dipertanggung jawabkan, akan diberi sanksi sesuai dengan aturan yang berlaku.

Print Friendly, PDF & Email
0 0 vote
Article Rating
Categorised in:
Subscribe
Notify of
guest

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments