Menu Click to open Menus
Home » Uncategorized » SOSIALISASI BPJS KESEHATAN DI DINAS SOSIAL KUTAI TIMUR

SOSIALISASI BPJS KESEHATAN DI DINAS SOSIAL KUTAI TIMUR

(719 Views) Februari 24, 2015 3:18 pm | Published by | No comment

Sangatta. Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan Kutai Timur melakukan sosialisasi bertempat di Dinas Sosial Kabupaten Kutai Timur, agar pegawai baik PNS maupun Non PNS lebih memahami arti pentingnya jaminan kesehatan buat mereka. Tepat pada pukul 10.15 wita, sosialisasi BPJS resmi di buka oleh Asisten IV Mugeni, hadir juga Kepala Dinas Sosial Kabupaten Kutai Timur Aji Kifli Oesman dan beberapa jajarannya.Dalam pembukaannya asisten IV mengatakan “jika Pegawai Negeri mudah untuk menyesuaikan jaminan kesehatannya dengan BPJS tapi yang susah TK2D karena alasan penghasilan” dengan begitu beliau berharap kepala dinas soial dapat mengarahkan pegawai TK2D dalam hal pendanaan dan pembuatan BPJS ini. tapi tenang aja sebentar lagi undang-undang ASN akan diresmikan, maka penghasilan penghasilan PNS dan TK2D nantinya sama, tambah beliau. Akan tetapi menurut kepala dinas sosial pembayaran pembuatan BPJS untuk TK2D itu dari dana swadaya mereka sendiri. Adapun nara sumber dari sosialisasi ini adalah Ahmad zainuddin selaku kepala layanan operasional BPJS kesehatan kutai timur. Sosialisasi ini menjelaskan menganai mekanisme pembuatan Kartu BPJS kesehatan, kelebihan, hak dan kewajiban anggota BPJS kesehatan serta beberapa hal yang tidak bisa di biayai oleh pihak BPJS. Pemilikan BPJS ini diharuskan atau diwajibkan kepada Pegawai Negeri Sipil (PNS) sejak beberapa tahun yang lalu dan untuk pegawai swasta juga telah di wajibkan sejak 1 januari 2015 tadi, tetapi ada penundaan untuk yang masih menggunakan fasilitas jaminan kesehatan yang masih belum sesuai, mereka masih menunda selama proses aktivasi yaitu selama 6 bulan. Untuk TK2D sendiri belum ada kewajiban, tapi mengingat hal ini juga penting untuk mereka dan antara PNS dan TK2D mereka sama-sama membutuhkan, sehingga pihak BPJS berusaha mendorong pemerintah menganggarkan untuk pembuatan kartu BPJS kesehatan ini, namun jika TK2D tidak dapat membuat BPJS dengan melalui instansi maka bisa membuatnya secara pribadi mereka dengan mengikuti ketentuan undang-undang. Pemilikan kartu BPJS kesehatan ini kedepannya akan di wajibkan oleh pemerintah kepada seluruh warga Indonesia dan juga warga asing yang sudah menetap di Indonesia selama 6 bulan, pada tanggal 1 januari 2019 mendatang. Sosialisasi ini telah sering di lakukan di instansi-instansi yang dianggap perlu termasuk di RPD kutim (Radio Pemerintah Kabupaten Kutai Timur) hal ini dimaksudkan agar seluruh masyarakat kutai timur khususnya pendengar RPD kutim memahami arti pentingnya kartu BPJS kesehatan. Acara ini berlangsung di instansi-instansi terkait atas dasar undangan mereka kepada pihak BPJS kesehatan kutim, persisnya dalam sebulan BPJS kesehatan bisa 4 sampai 5 kali melakukan sosialisasi pada instansi-instansi yang mengundang, bahkan di daerah-daerah yang agak jauh. Salah satu kelebihan BPJS kesehatan adalah bersifat fleksibel  artinya kartu BPJS dapat di gunakan di daerah manapun tempat kita berada, dengan catatan jika dalam keadaan darurat. Tujuan sosialisasi ini juga dimaksudkan agar pegawai yang sudah memahami BPJS dapat memberikan penjelasan kepada yang belum memahaminya. (Asep)

Print Friendly, PDF & Email
0 0 vote
Article Rating
Categorised in:
Subscribe
Notify of
guest

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments