Menu Click to open Menus
Home » Uncategorized » Sosialisasi Penyusunan Sistem Kesehatan Daerah Kabupaten Kutai Timur

Sosialisasi Penyusunan Sistem Kesehatan Daerah Kabupaten Kutai Timur

(558 Views) April 7, 2015 6:19 am | Published by | No comment

Sangatta, Dalam amanat Undang-Undang nomor 36 Tahun 2009, memang diharuskan adanya sistem kesehatan, baik secara nasional, provinsi, dan daerah. Secara nasional, sistem dikenal dengan SKN(Sistem Kesehatan Nasional), di provinsi, sistem dikenal dengan dengan SKP (Sistem Kesehatan Provinsi), sedangkan di daerah, sistem dikenal dengan SKD (Sistem Kesehatan Daerah). Hanya saja, dalam membahas rencana penyusunan terkait sistem kesehatan baru bisa di laksanakan pada tahun 2015 ini.

Kegiatan sosialisasi penyusunan sistem kesehatan daerah kutai timur tahun 2015, Selasa (7/4/2015), bertepat di Gedung PKK, Bukit Pelangi, Sangatta di buka secara resmi oleh Plt. Bupati Kutai Timur Ardiansyah Sulaiman, Pukul 09.00 Wita pagi. Acara penyusunan sistem kesehatan tersebut di hadiri oleh beberapa Dinas-Dinas terkait diantaranya Disdukcapil, Disporapar, Dinas Kesehatan, Humas, Badan Lingkungan Hidup, Bappeda, dan Puskesmas-Puskesmas yang ada di Kutai Timur.

Dalam sambutannya, Plt. Bupati Ardiansyah mengatakan pemerintah daerah belum menjalankan sistem kesehatan daerah dikarenakan belum adanya peraturan daerah. Akan tetapi, pemerintah akan mengupayakan sistem kesehatan sesuuai dengan undang-undang dan amanat kesehatan dari menteri kesehatan sehingga bisa berjalan dengan baik di kutai timur.

Ardiansyah menambahkan bahwa sasaran sosialisasi tersebut adalah dokter-dokter yang ada di kutai timur pada umumnya, dokter umum dan dokter spesialis pada khususnya. Terlebih lagi, petugas kesehatan yang ada di kutai timur terbilang masih minim.

Ardiansyah berharap output terkait, nantinya sistem daerah akan mampu membuat sistem yang tertata rapi di bidang kesehatan, tidak hanya melihat infrastruktur kesehatan saja, tetapi juga manfaat lebihnya adalah bagaimana dampak yang memang harus di terima oleh masyarakat terkait sistem kesehatan ini.

Dalam sistem kesehatan tersebut nantinya akan mengacu pada pelaku-pelaku kesehatan yakni dokter-dokter, umum atau spesialis lainnya. Dan, tugas para pelaku kesehatan juga harus sesuai dan tidak boleh melanggar aturan-aturan yang berlaku.

Dengan adanya sistem kesehatan ini, program-program pemerintah terkait dengan pola hidup sehat tidak hanya slogan, tetapi ada aturan-aturan tertentu dalam hubungan pemerintah dan masyarakat. Tidak hanya itu saja, dengan adanya sistem kesehatan ini bisa dijadikan acuan para pebisnis di bidang kesehatan, misalnya izin untuk mendirikan apotik-apotik dan sebagainya. Sistem kesehatan ini juga sangat bermanfaat untuk membantu masyarakat yang kurang mampu dengan adanya bantuan dari pemerintah berupa BPJS.

Adapun pembicara atau narasumber dalam acara sosialisasi penyusunan sistem kesehatan daerah kutai timur dari Fakultas Hasanuddin Makassar, Drs. Syahrir.

Pada persentasinya, Syahrir menjelaskan bahwa pelayanan kesehatan di kutai timur harus berkualitas. Petugas kesehatan harus memiliki keahlian dan berkompoten dalam bidangnya. Adapun tujuan normatif pelayanan kesehatan yaitu efisien, aman, bisa di jangkau oleh masyarakat serta harus berorientasi kepada pasien, standart dan berkeadilan.

Print Friendly, PDF & Email
0 0 vote
Article Rating
Categorised in:
Subscribe
Notify of
guest

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments