Menu Click to open Menus
Home » Uncategorized » Spesies Buaya Langka Terancam Habitatnya Akibat Kebun Sawit

Spesies Buaya Langka Terancam Habitatnya Akibat Kebun Sawit

(569 Views) November 19, 2015 8:23 am | Published by | No comment

Sangatta. Buaya ternyata tidak serta merta terus menjadi ancaman bagi masyarakat Kutai Timur khusunya wagra Sangatta dan Bengalon. Pasalnya baru-baru ini, Yayasan Konservasi Katulistiwa Indonesia berhasil menemukan Spesies Buaya Supit (Tomistoma scheillius) dan Buaya Siamensis (Siamese Crocodile) yang merupakan buaya langka dan hampir punak di beberapa daerah dan belahan dunia. Bahkan di Thailand, Vietnam, Kamboja dan Malaysia, spesies buaya ini dianggap telah punah secara lokal.

Menurut Monica Kusneti dari Yayasan Konservasi Kaltulistiwa Indonesia, kedua jenis buaya langka ini ditemukan di lahan basah tepatnya Danau Suwi Kecamatan Muara Ancalong dan Kecamatan Long Mesangat. Sementara untuk jumlah populasi hidup kedua reptil ini yang berkembang biak di kedua Kecamatan tersebut, diakui Monika hingga kini masih dalam penelitian.

Dikatakan, kedua reptil ini dikenal tidak agresif seperti buaya muara (Crocodylus porosus) dan makanannya hanya ikan. Namun jika lahan basah dan danau tempat habitat kedua buaya ini terganggu oleh kegiatan manusia seperti pembukaan lahan dan perkebunan kelapa sawit, maka tidak menutup mungkinan kedua reptil ini juga bisa agresif. Sementara lahan basah di kedua wilayah yang merupakan habitat kedua buaya langka ini diketahui sudah ada yang berganti menjadi perkebunan kelapa sawit. Sehingga dirinya berharap, Pemkab Kutim dapat memberikan kebijakan akan alih fungsi lahan basah yang ada agar tidak mengganggu habitat buaya langka ini.

(voice)

Print Friendly, PDF & Email
0 0 vote
Article Rating
Categorised in:
Subscribe
Notify of
guest

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments