Menu Click to open Menus
Home » Uncategorized » Stok Darah PMI Kutim Over Dosis

Stok Darah PMI Kutim Over Dosis

(2527 Views) Mei 14, 2015 10:15 pm | Published by | No comment

SANGATTA. Bagi warga Kutai Timur (Kutim) yang kesehatannya kurang membaik dan membutuhkan asupan darah banyak diminta untuk tidak khawatir kekurangan darah. Pasalnya, Palang Merah Indonesia (PMI) Kutim ditahun 2015 ini memiliki stok darah yang tercukupi. Bahkan, dikatakan Paisal Staff Administrasi stok darah di PMI saat ini melimpah dan melebihi dari kuota yang ada. Batas maksimal penampungan stok darah di PMI Kutim yakni 150 namun bila berlebih hingga mencapai 200 kantong darah. Bahkan hal itu akan terus bertambah bilamana PMI tidak melakukan penundaan kepada calon pendonor untuk sementara.

“Stok darah tidak ada masalah. Aman semuanya. Di Kutim stok berlebihan. Kalau berlebih seperti saat ini maka bila mana ada pendonor darah baru, maka kita minta untuk menunda terlebih dahulu sampai stoknya berkurang,”ujar Paisal, Rabu (13/5) kemarin.

Terpaksa, bilamana berlebihan maka pihaknya membagi stok darah ke PMI Bontang dan Samarinda.”Kenapa kita bagi-bagi ke Bontang dan Samarinda. Karena memang di Kutim banyak sekali stok darah. Warga Kutim yang ingin mendonorkan darahnya secara cuma-cuma sangat luar biasa sekali. Selain itu, lemari tempat penampungan kita juga tidak mencukupi untuk menampung semua kantong darah. Kan hanya muat 150 kantong saja. Makanya kita bagi-bagi kemereka (Bontang dan Samarinda,red),”katanya.

Katanya untuk saat ini, paling banyak permintaan dari Rumah Sakit ialah stok darah lengkap yang cocok secra langsung dengan darah pasien  (utuh semua) dan  Packed Red Cells (PRC) (komponen),”Yang biasa  minta itu ialah kebidanan sama untuk penyakit dalam (internak). Ini yang paling banyak,”katanya.

Disinggung stok darah yang paling banyak, dirinya mengatakan bulan ini didominasi oleh darah O dengan tingkat setengah dari golongan A, B dan Ab. Jika dirata-ratakan maka golongan darah O mencapai 50 persen. Sedangkan untuk A,B dan Ab  masing 50 persen di bagi 3.”Sebenarnya tidak menentu golongan apa setiap bulannya paling banyak. Tetapi kalau untuk bulan ini ialah golongan darah O yakni 50 persen dari semua golongan yang ada,”katanya.

Disinggung apakah menggunakan darah di PMI akan dipungut biaya. Padahal pendonornya memberikan darahnya secara cuma-cuma.Paisal membantah bila mana ada pungutan biaya dalam pemberian darah ke pasien.”Kita tidak dibenarkan untuk menjual darah yang didonorkan.  Yang bayar itu ialah kantongnya dan pemeriksaannya. Bukan terletak pada darahnya. Itupun kalau tidak ada jaminan. Kalau ada BPJS, ada SKTM dan sejenisnya, maka semuanya gratis dan tanpa pungutan,”katanya meluruskan tanggapan miring warga.

Print Friendly, PDF & Email
0 0 vote
Article Rating
Categorised in:
Subscribe
Notify of
guest

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.

0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments