Menu Click to open Menus
Home » Uncategorized » Tahun Ini 3 Kasus Pelecahan Anak Terjadi di Kutim, Kapolres Kutim Ajak Ortu Lebih Perhatian Terhadap Anak

Tahun Ini 3 Kasus Pelecahan Anak Terjadi di Kutim, Kapolres Kutim Ajak Ortu Lebih Perhatian Terhadap Anak

(410 Views) Oktober 15, 2015 9:02 am | Published by | No comment

Kasus pelecehan anak ternyata tak hanya terjadi di kota-kota besar, bahkan kini kasus pelecehan dan kekerasan terhadap anak terjadi pula di kota Sangatta, Kabupaten Kutai Timur. Seperti belum lama ini yang menimpa Jaka (nama samaran) (13), telah disodomi oleh RS (42) warga Kelurahan Teluk Lingga Sangatta Utara, pada Senin (12/10) lalu.

Menurut Kapolres Kutai Timur AKBP Anang Triwidiandoko didampingi Kasat Reskrim  AKP Andika Dharma Sena, dalam tahun ini sudah terjadi 5 kasus kekerasan dan pelecehan terhadap anak. 3 kasus diantaranya adalah kasus pelecehan seksual. Dari ketiga kasus ini 2 kasus sudah dalam proses penyidikan dan 1 kasis masih dalam tahap lidik.

Ditambahkan Sena, jika melihat modus operandi dari para tersangka, ada yang antara tersangka dan korban memang tidak saling kenal dan ada yang saling kenal. Selain itu, ada pula tersangka yang pada masa kecilnya dulu juga merupakan korban tindak asusila serupa. Seperti latar belakang tersangka RS yang melakukan pelecehan seksual terhadap korban Jaka. Tersangka RS sendiri kini mendekam di dalam sel tahanan Polres Kutim dan dijerat dengan UU nomor 35 Tentang Perlindungan Anak dengan hukuman maksimal 15 tahun penjara.

(voice)

Lebih jauh dikatakan Kapolres Anang, upaya menjaga keharmonisan dan komunikasi  antara sesama anggota keluarga, baik antara ibu dan ayak maupun antara orang tua dan anak, sangatlah  perlu dilakukan. Perlunya bimbingan lebih dalam hal keagamaan di dalam keluarga, menjadi salah satu benteng untuk mencegah terjadinya penyimpangan perilaku anak, sehingga anak tidak mudah terpengaruh dunia pergaulan yang sudah sangat bebas tanpa mengenal tata krama.  Namun ada baiknya menghimbau kepada anak-anak untuk tidak mudah terpancing atau mau mengikuti ajakan dari orang yang tidak dikenal. Sehingga tindak pelecehan terhadap anak bisa diminimalkan.

Print Friendly, PDF & Email
Categorised in:

Leave a Reply

avatar

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

  Subscribe  
Notify of