Menu Click to open Menus
Home » Uncategorized » Tak Sesuai Etika Berbusana, PNS dan Honorer akan di Sanksi

Tak Sesuai Etika Berbusana, PNS dan Honorer akan di Sanksi

(1744 Views) Januari 4, 2016 1:08 pm | Published by | No comment

Sangatta. Kesopanan dan Tata Etiak baik dalam berpakaian dan berprilaku bagi seorang Pegarai Negeri Sipil (PNS) maupun tenaga honorer haruslah dilaksanakan sesuai dengan pencerminan 10 prinsip tata pemerintahan yang baik dan panca prasetya KORPRI. Karenanya jika ada PNS atau tenaga honorer yang berprilaku dan berpakaian tidak sesuai, tentu akan mendapatkan teguran keras. hal ini lah yang dilakukan Assisten Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Kutai Timur Mugeni, pagi tadi, saat memimpin apel pagi di lingkungan Sekretariat Kutim.

Dalam amanatnya, Mugeni menekankan agar PNS dan Tenaga Honorer di lingkup pemerintahan Kutim khusunya yang berdinas di Setkab Kutai Timur untuk lebih berpenampilan sopan dan mengutamakan etika. Terutama bagi pegawai perempuan, diminta untuk tidak menggunakan rok yang terlalu ketat dan pendek. Kancing baju juga tidak boleh terlalu ke bawah sehingga pemperlihatkan sebagian dada.

Selain itu, Mugeni juga meminta agar menyesuaikan ukuran tinggi sepatu dan warna rambut yang jangan dicat berbagai macam warna, seperti pirang, merah atau coklat. Hal ini karena PNS dan Tenaga Honorer adalah abdi dan pelayan masyarakat, bukan peserta kontes kecantikan. Jika tampilan personal terlalu vulgar dan mewah, maka dianggap tidak layak untuk di lakukan di kantor. Terlebih pada kantor pemerintahan.

Voice

Lebih jauh dikatakan Mugeni, semua sudah diatur dengan Permendagri Nomor 8 Tahun 2015. Mulai dari pakaian dinas, sepatu, dan lain sebagainya. Aturan ini juga berlaku bagi tenaga honorer.

Sementara bagi pegawai laki-laki, tidak diperkenankan menggunakan kaos oblong saat bekerja kecuali hari jum’at karena berbarengan dengan kegiatan olahraga. Hal ini terkait penilaian masyarakat kepada pemerintah dan pelayanan publiknya. Jika masyarakat menilai tidak etis maka pemerintah juga yang akan dinilai jelek.

Print Friendly, PDF & Email
0 0 vote
Article Rating
Categorised in:
Subscribe
Notify of
guest

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.

0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments