Menu Click to open Menus
Home » Uncategorized » Tanpa Ada Kesadaran Masyarakat, Bencana Kabut Asap Sulit Ditangani

Tanpa Ada Kesadaran Masyarakat, Bencana Kabut Asap Sulit Ditangani

(1014 Views) Oktober 4, 2015 2:07 pm | Published by | No comment
Sangatta. Komandan Kodim (Dandim) 0909/SGT Letkol (Inf) Ibnu Hudaya mengajak masyarakat khususnya Kutai Timur untuk bersama-sama mencegah dan menanggulangi bencana asap, yang saat ini menjadi permasalahan nasional.
Menurut Ibnu, masyarakat di Kaltim khususnya di Kutai Timur memiliki kebiasaan untuk membakar lahan saat akan membuka ladang atau memulai musim tanam, baik itu membakar sendiri maupun dengan cara mengupah orang lain untuk membakarkan lahannya. Hal-hal seperti inilah yang harus diubah kebiasaanya, agar permasalahan kabut asap yang memang kerap terjadi saat musim kemarau melanda tidak terus menjadi permasalahan tahunan.
Sosialisasi dan pencegahan telah dilakukan Tim terpadu Darurat Bencana Asap dan Kekeringan, bahkan di beberapa wilayah termasuk Kecamatan Bengalon sudah ada oknum masyarakat yang diamankan oleh pihak Polres Kutim karena disangkakan sebagai pembakar lahan. Namun pada intinya permasalahan kebakaran lahan ini dapat dicegah jika ada kesadaran sendiri oleh masyarakat untuk tidak membakar lahan milik mereka. Kabut asap yang menggangu kesehatan, aktifitas masyarakat, transfortasi dan perekonomian tentu sangat merugikan. Jika tidak ada kesadaran dari masyarakat maka tidak menutup kemungkinan, status darurat bencana asap ini akan terus dilanjutkan.
(voice)
Lebih jauh dikatakan Letkol Ibnu Hudaya, tentunya partisipasi semua elemen masyarakat dan stake holder sangat dibutuhkan baik pemerintah maupun swasta, dalam penanganan bencana kebakaran lahan dan kabut asap ini. Upaya pencegahan dengan cara jemput bola dan terjun langsung ke tingkat masyarakat level terendah sangat dibutuhkan untuk menggugah kesadaran masyarakat agar tidak melakukan pembakaran lahan.
—————

 

Print Friendly, PDF & Email
0 0 votes
Article Rating
Categorised in:
Subscribe
Notify of
guest

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments