Menu Click to open Menus
Home » Uncategorized » Target 5 Program Prioritas di Penghujung Kepemimpinan Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman

Target 5 Program Prioritas di Penghujung Kepemimpinan Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman

(443 Views) Oktober 11, 2015 2:24 pm | Published by | No comment

Sangatta. Sebagai sebuah daerah yang baru berumur 16 tahun, Kabupaten Kutai Timur tentunya merupakan daerah yang masih sangat muda. Namun di umurnya yang masih muda, geliat pembangunan sudah sangat terasa dan terlihat dengan adanya pembangunan dan perbaikan berbagai infrastruktur dan fasilitas umum.

Tercatat hingga berumur 16 tahun, Kabupaten Kutai Timur telah 6 kali berganti masa kepemimpinan daerah. Mulai dengan kepemimpinan Bupati Awang Faroek Ishak, yang kemudian dilanjutkan Bupati Mahyudin. Selanjutnya kembali memimpinnya Bupati Awang Faroek Ishak dan dilanjutkan Bupati Isran Noor hingga Pembuari 2011. Dan pada bulan Pebruari 2011 dilantiknya pasangan Isran Noor dan Ardiansyah Sulaiman sebagai Bupati dan Wakil Bupati Kutai Timur untuk masa jabatan 2011-2016. Namun dengan mundurnya Bupati Isran Noor pada Maret 2015, menyebabkan Ardiansyah Sulaiman akhirnya dilantik menjadi Bupati Kutim pada Juni 2015 dan menyelesaikan hingga akhir masa jabatan pada Pebruari 2016 mendatang. Demikian selayang pandang yang tuturkan Bupati Ardiansyah Sulaiman saat rapat paripurna istimewa HUT Kutai Timur ke-16 di ruang sidang utama DPRD Kutim, Jumat (9/10) sore.

Lanjut Ardiansyah, sebagai Bupati yang melanjutkan sisa masa kepemimpinan Bupati terdahulu, banyak tugas yang harus segera diselesaikan termasuk 5 hal yang kini menjadi prioritasnya. Yang pertama adalah mensukseskan penyelenggaraan Pilkada Kutim yang akan dilaksanakan pada 9 Desember tahun ini. Tugas yang kedua adalah percepatan pelaksaan pembangunan terkait enclave 7.816 hektar di kawasan Sangatta Selatan dan Teluk Pandan. Ketiga adalah mendorong percepatan pembentukan daerah otonomi baru yakni Kabupaten Kutai Utara. Keempat yakni mendorong percepatan sektor pariwisata agar di masa yang akan datang Kutim mampu menjadi pusat industri pariwisata dan terakhir yakni kelima adalah menuntaskan tugas RPJMD tahun 2015.

(voice)

Terkait upaya agar Kutai Timur menjadi pusat Industri pariwisata, upaya Pemda Kutim adalah bagaimana menumbuh kembangkan potensi-potensi wisata lokal Kutim. Seperti melaksanakan lomba ketinting tradisional di Kecamatan Sangkulirang yang merupakan upaya dalam persiapan Sail Sangkulirang, yang mana menjadikan Sangkulirang sebagai kota wisata bahari dan even internasional dengan melibatkan berbagai negara dalam pengembangan potensi wisata bahari dan kemaritiman. Ardiansyah sendiri memberikan apresiasi khusus kepada pencetus program Sail Sangkulirang, yakni Komandan Pangkalan AL (Danlanal) Sangatta Letkol Laut (P) Donny Suharto.

Tak lupa Bupati Ardiansyah mengucapkan terima kasih dan penghargaan kepada semua pihak dan elemen masyarakat  yang turut memberikan kontribusi dalam pembangunan Kabupaten Kutai Timur.  Dirinya berharap persatuan dan kerjasama semua pihak dapat terus digalang dan ditingkatkan agar ke depan Kabupaten Kutai Timur benar-benar menjadi sebuah Kabupaten besar dan maju dengan peradaban manusia yang berbudi dan beradab.

Print Friendly, PDF & Email
Categorised in:

Leave a Reply

avatar

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

  Subscribe  
Notify of