Menu Click to open Menus
Home » Uncategorized » Target Investasi Rp 5 Triliun, LKPM Triwulan 3 Baru Capai 42 Persen

Target Investasi Rp 5 Triliun, LKPM Triwulan 3 Baru Capai 42 Persen

(381 Views) November 12, 2015 9:53 am | Published by | No comment

Sangatta. Target investasi Pemkab Kutim sebesar Rp 5 Triliun tahun ini menjadi pemicu Badan Pelayanan Terpadu Satu Pintu dan Penanaman Modal Daerah (BPTSPPMD) Kutai Timur untuk menggenjot para penanaman modal dalam negeri (PMDN) maupun Penanaman Modal Asing (PMA) untuk aktif melakukan pelaporan kegiatan penanaman modal (LKPM) sebagai wujud kewajiban dalam berinvestasi di Kutai Timur.

Kepala BPTSPPMD Kutim Darmawansyah didampingi Kepala Bidang Pengawasan dan Pengendalian (Wasdal) Al Fadli mengatakan dari 124 Perusahaan yang tercatat beroperasi di Kutai Timur baru 45 persen yang rutin melakukan pelaporan kegiatan penanaman modal. Hal ini sudah lebih baik jika dibandingkan pada awal 2013 lalu hanya 2 persen saja perusahaan yang mau melakukan pelaporan kegiatan penanaman modal.

Ditemui di sela kegiatan Sosialisasi Tata Cara Pengisian LKPM bagi PMDN dan PMA di Kutai Timur, bertempat di ruang Damar Gedung Serba Guna (GSG) Pusat Perkantoran Pemerintahan Kutai Timur, Al Fadli mengatakan hingga triwulan ketiga tahun ini, tercatat nilai investasi yang telah masuk ke Kutim sebesar Rp 4,2 Triliun. Sementara target investasi tahun ini sebesar Rp 5 Triliun. Dengan menggenjot LKPM ini, diharapkan target investasi tahun ini dapat tercapai dan pelaporan LKPM bisa mendekati 100 persen.

(Voice)

Lebih jauh dikatakan Fadli, minimnya laporan yang masuk ke BPTSPPMD Kutim, bukan karena para pengusaha ini tidak tahu. Tapi memang masih minim saja. Sehingga dilakukan kegiatan sosialisasi atau jemput bola dengan melakukan pendataan langsung ke lapangan. Terlebih saat ini, pelaporan bisa dilakukan secara online dan tidak hanya secara manual. Selain itu, perusahaan-perusahaan yang melapor merupakan perusahaan aktif. Tetapi ada pula perusahaan yang aktif namun tidak melapor, atau benar-benar tidak aktif sehingga tidak melapor.

Kedepan, bagi para pengusaha yang enggan melakukan pelaporan kegiatan penanaman modal, maka Pemerintah Kutim melalui BPTSPPMD Kutim bisa saja tidak memperpanjang atau bahkan mencabut ijin prinsip perusahaan tersebut.

Print Friendly, PDF & Email
0 0 vote
Article Rating
Categorised in:
Subscribe
Notify of
guest

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments