Menu Click to open Menus
Home » Uncategorized » Terbentur Moratorium Pusat, Pemkab Kutim Belum Bisa Restui Mawakal Berpisah

Terbentur Moratorium Pusat, Pemkab Kutim Belum Bisa Restui Mawakal Berpisah

(553 Views) Februari 10, 2015 9:00 pm | Published by | No comment

Sangatta. Masyarakat Mawakal sepertinya harus kembali menahan asa, pasalnya Pemerintah Kutim masih belum lagi memberikan peluang untuk kawasan ini memisahkan diri dari Kutai Timur dan membentuk daerah otonom baru atau kabupaten baru. Hal ini disampaikan Bupati Kutim saat disinggung mengenai usulan 8 kecamatan yang terdiri dari Kecamatan Muara Ancalong, Batu Ampar, Wahau, Kombeng, Telen, Busang, Long Mesangat dan Muara Bengkal, yang tergabung dalam sebuah usulan daerah otonom baru yakni Kabupaten Mawakal.
Menurut Isran, saat ini Pemkab Kutim belum bisa memberikan rekomendasi persetujuan pemisahan beberapa kecamatan ini untuk membentuk daerah otonom baru karena terbentur pada moratorium Pemerintah Pusat.
Lanjutnya, tujuan dari sebuah pemekaran sebenarnya bagus yakni agar mempermudah akses pelayanan kepada masyarakat, terlebih dalam hal pengembangan pembangunan suatu kawasan. Namun jika nantinya pemekaran hanya akan merepotkan pemerintahan baru karena terbebani dengan besarnya anggaran membayar gaji bupati dan anggota DPRD-nya, sehingga menyebabkan rakyat tak terurus, maka lebih baik pemekaran tersebut ditunda terlebih dahulu. Dan lebih fokus untuk membangun dan membenahi fasilitas yang sudah ada di 8 Kecamatan tersebut.
(voice)
Sebagaimana diberitakan sebelumnya, 8 kecamatan yang ada di Kutim yakni Kecamatan Muara Ancalong, Batu Ampar, Wahau, Kombeng, Telen, Busang, Long Mesangat dan Muara Bengkal, yang tergabung dalam sebuah usulan daerah otonom baru yakni Kabupaten Mawakal, telah mendapatkan rekomendasi dari DPRD Kutim untuk dilakukan pemekaran sejak akhir 2009 lalu. Namun menurut Ketua Komisi A DPRD Kutim Agiel Suwarno, ternyata persetujuan ini hanya terjadi secara sepihak. Hal ini dikarenakan hingga kini salah satu persyaratan dipenuhinya pemekaran daerah ini belum juga ada yakni belum keluarnya rekomendasi persetujuan dari Bupati Kutim, yang menyebabkan proses pemekaran daerah ini menggantung hingga saat ini. Dengan kata lain, hingga kini Pemkab Kutim belum ikhlas jika Mawakal memisahkan diri dari Kutai Timur.

Print Friendly, PDF & Email
0 0 vote
Article Rating
Categorised in:
Subscribe
Notify of
guest

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.

0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments