Menu Click to open Menus
Home » Uncategorized » Terkait Maraknya Pelajar Yang Ngomix dan Ngelem

Terkait Maraknya Pelajar Yang Ngomix dan Ngelem

(1196 Views) April 30, 2015 9:04 am | Published by | 1 Comment

SANGATTA. Ngomix dan ngelem bukan hanya sekedar cikal bakal yang akan menjerumuskan anak ke lubang narkoba, namun juga akan membawa bencanan. Buktinya, dalam kurun waktu 2 tahun sejak 2013 dan 2014 terakhir ini saja, sedikitnya sudah didapatkan sembilan kasus anak yang terkena over dosis gara-gara mengkomsumsi minuman oplosan dari komix, extrajos dan alkohol

Dari sembilan korban tersebut satu diantranya dinyatakan meninggal. Sedangkan untuk tahun 2015 , kembali menemukan empat kasus dengan kasusu yang sama pula. Parahnya, minuman tersebut tidak dikonsumsi oleh kalangan menengah atas, melainkan didominasi kalangan menengah pertama hingga sekolah dasar.

Melihat kondisi tersebut, Kepala UPT Puskesmas Sangatta Selatan Dr. Suriani dan Dr. Eko Handoyo meminta agar kiranya aparat yang terkait untuk terus meningkatkan pengawasan terhadap semua pelajar yang aktifitasnya mencurigakan.

”Saat ini anak-anak kita pergaulannya sudah masuk dalam kategori membahayakan. Bukan kenakalan biasa, namun sudah membahayakan diri sendiri, orang lain, daerah dan bangsa sekalipun. Untuk itu, wajib dilakukan pengawasan ektra ketat dari aparat yang berwajib. Paling tidak, dalam seminggu dilakukan razia sebanyak 3 kali sekali. Kalau seperti itu tidak ada lagi celah maupun peluang bagi anak-anak untuk ngelem maupun ngomix,”ujar Dr. Eko, Kamis (30/4) kemarin.

Adapun tempat-tempat yang direkomendasikan untuk dilakukan razia yakni daerah tanjung (turap), jalan pertanian, jalan santai dan daerah sepanjang ring road. Karena daerah tersebut merupakan salah satu areal andalan bagi anak-anak sekolah untuk melakukan aksinya. Namun diyakini bahwa tidak hanya tempat itu saja, melainkan masih banyak tempat lainnya yang juga menjadi lokasi untuk ngomix maupun ngelem.

”Seperti Satpol PP, Kepolisian, BNK, Granat, TNI harus rutin melakukan razia. Kalau hanya sekedar sosialisasi tidak akan mempan. Salah satu cara tepat ialah razia. Tidak hanya aparat saja, peran serta orang tua dan sekolah sangat dibutuhkan. Karena asal mula pendidikan yakni orang tua dan sekolah. Intinya perlu kerja sama termasuk juga kita (dokter,red),”katanya.

Terlepas dari itu, dirinya mengingatkan bahwa ada beberapa obat maupun bahan yang menjadi konsumsi pelajar saat ini. Diantaranya ialah komix sendiri, extrajos, alkohol, kuku bima, paramaex, bodrex campur coca cola, lem raja wali dan fox.”Bila anak-anak membeli bahan yang jenis demikian atau serupa dengan itu maka perlu diwaspadai. Karena bisa jadi disalahgunakan,”pesannya. (eka1014).

Print Friendly, PDF & Email
0 0 vote
Article Rating
Categorised in:
Subscribe
Notify of
guest

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

1 Comment
Most Voted
Newest Oldest
Inline Feedbacks
View all comments