Menu Click to open Menus
Home » Kesehatan » Terkait Vaksin MR, Wabup : Jangan Diperdebatkan, Pilihan Ada di Masyarakat

Terkait Vaksin MR, Wabup : Jangan Diperdebatkan, Pilihan Ada di Masyarakat

(349 Views) Agustus 27, 2018 5:08 pm | Published by | No comment

Sangatta – Terkait polemik halal haram vaksin MR, Wakil Bupati Kutai Timur, Kasmidi Bulang mengingatkan untuk tidak diperdebatkan. Menurutnya, semua dikembalikan kepada pilihan masing-masing masyarakat.

Ditemui usia memimpin rapat Coffee Morning di Kantor Bupati Kutai Timur, Senin, 27 Agustus, Kamsidi mengatakan, sesuai dengan instruksi Kementerian Kesehatan, maka imunisasi MR wajib dijalankan di daerah, terlepas dari Fatwa MUI yang menyatakan vaksin tersebut mengandung hal yang diharamkan bagi muslim, namun jangan menjadi bahan perdebatan. Cukup dikembalikan kepada pilihan masing-masing. Jika memang melihat dari sisi kesehatan untuk terbebas dari penyakit, maka silahkan vaksin, namun jika melihat dari sisi halal haram, juga tidak ada paksaan.

Kasmidi menambahkan, sampai dengan hari ini belum ada pencabutan edaran dari Menteri Kesehatan, jadi imunisasi tersebut tetap dijalankan, karena berkaitan dengan penyakit yang akan diberantas, namun tidak ada keharusan bagi yang tidak mau.

Sedangkan untuk Fatwa MUI, menurut Kasmidi sampai dengan hari ini belum ada edaran resmi, yang ada hanya berita yang beredar di social media, dan hal tersebut tidak bisa dipertanggung jawabkan.

Pemberian Vaksin MR dimaksudkan sebagai pencegah terserang penyakit campak dan rubella. Vaksin tersebut diberikan kepada anak usia sembuilan bulan sampai dengan lima belas tahun. Tahap pertama, Vaksin MR mulai dilaksanakan di Kutai Timur pada awal Agustus lalu dengan menyasar sekolah-sekolah, sedangkan untuk usia diluar usia sekolah bisa mendapatkan vaksin MR dengan datang langsung  ke fasilitas kesehatan seperti Puskesmas dan Posyandu pada September mendatang

Voice : Khusnul Khotimah

Print Friendly, PDF & Email

No comment for Terkait Vaksin MR, Wabup : Jangan Diperdebatkan, Pilihan Ada di Masyarakat

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.