Menu Click to open Menus
Home » Uncategorized » Tiap 3 bulan hanya dapat Rp 400 ribu, Puluhan Warga Kaliorang Jual Kebun Plasma ke Wabup Kutim

Tiap 3 bulan hanya dapat Rp 400 ribu, Puluhan Warga Kaliorang Jual Kebun Plasma ke Wabup Kutim

(536 Views) April 25, 2016 8:57 am | Published by | 1 Comment

Sangatta. Puluhan warga Desa Rapak Bumi Jaya Kecamatan Kaliorang, Senin (25/4) mendatangi Kantor Bupati untuk bertemu dengan Wakil Bupati (Wabup) Kutai Timur Kasmidi Bulang. Kedatangan warga kali ini untuk mengadukan nasib mereka terkait plasma kelapa sawit. Seperti apa yang dituturkan Wabup Kasmidi Bulang pada kegiatan Cofee Morning, pagi tadi, 20 orang perwakilan warga ini mengeluhkan bahwa plasma yang mereka miliki ternyata tidak memberikan keuntungan sama sekali. Dalam 3 (tiga) bulan sekali, dari kebun plasma tersebut masyarakat hanya mendapatkan penghasilan sekitar Rp 400 ribu per hektarnya. Dengan uang tersebut tentu sangat tidak cukup sebagai biaya hidup selama 3 bulan. Sementara jika sebelum lahan mereka berubah menjadi plasma, dari hasil bercocok tanam lombok masyarakat bisa mendapatkan penghasilan hingga Rp 1,5 juta per hektar. Sehingga masyarakat kemudian menawarkan agar lahan mereka dibeli oleh Wakil Bupati Kasmidi.

Ditemui secara terpisah, Wabup Kasmidi mengatakan, permasalahan plasma seperti ini sebenarnya sudah cukup lama.  Namun jika terus didiamkan akan menjadi bola es yang bisa berdampak pada masyarakat lainnya. Terlebih bukan hanya 20 orang warga desa Rapak Bumi Jaya saja yang ingin menjual plasma milik mereka, namun mhampir semua warga di desa tersebut juga memiliki niat yang sama. Tentu dikhawatirkan jika kejadian ini berimbas pada ketidakpercayaan warga terhadap perkebunan plasma sehingga mereka  berbondong-bondong menolak plasma.

Lanjut Kasmidi, pihaknya akan segera memanggil pihak perusahaan sawit yang ada di daerah Kaliorang untuk berdialog. Apakah benar terjadi hal yang demikian. Jangan sampai perusahaan hanya memikirkan keuntungan pribadi dan perusahaan semata. Sementara para petani plasma menderita. Padahal tujuan plasma selama ini adalah untuk memberikan keuntungan bagi masyarakat. Dengan menanam sawit kemudian dikelola bersama perusahaan maka masyarakat bisa mendapatkan keuntungan dari lahan mereka, bukan malah sebaliknya. 

 (Voice Wabup Kasmidi – Beli Plasma Warga)

Lebih jauh dikatakan Wabup Kasmidi, warga yang sudah menemuinya tersebut dipersilahkan pulang dan dirinya telah meminta kepada Dinas Perkebunan Kutim untuk melakukan pengecekan di lapangan. Jika ditemukan ternyata ada permainan oknum atau kelompok koperasi plasma yang merugikan masyarakat, maka dirinya meminta agar koperasi atau oknum tersebut diusut dan tidak direkomendasikan lagi kepada pihak perusahaan.

 

Print Friendly, PDF & Email
0 0 vote
Article Rating
Categorised in:
Subscribe
Notify of
guest

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.

1 Comment
Most Voted
Newest Oldest
Inline Feedbacks
View all comments