Menu Click to open Menus
Home » Uncategorized » Tiap Tahun PNS Kutim Terjerat Narkoba

Tiap Tahun PNS Kutim Terjerat Narkoba

(318 Views) September 9, 2015 9:11 am | Published by | No comment

Sangatta. Penyebaran dan peredaran narkoba di Kutai Timur khusunya dikalangan PNS dan Pegawai Honorer Pemkab Kutim ternyata cukup signifikan. Hal ini diketahui dari data yang diberikan Badan Narkotika Kabupaten Kutai Timur, sejak tahun 2012 ada 1 orang pegawai honorer Kutim yang terjerat kasus narkoba. Kondisi ini terus meningkat dari tahun ke tahun, yakni pada tahun 2013 ada 4 orang PNS dan 2 orang Pegawai Honorer Kutim yang terjerat narkoba. Di tahun 2014 ada 1 orang PNS dan 2 orang Pegawai Honorer lagi yang terjerat kasus narkoba dan pada tahun 2015 hingga periode Agustus, terdata ada 2 orang PNS dan 2 orang Pegawai Honorer yang terjerat kasus narkoba.

Menurut Ketua Badan Narkotika Kabupaten (BNK) Kutai Timur Sarwono Hidayat, peredaran narkoba di kalangan PNS dan Honorer (TK2D) Kutim cukup memprihatinkan. Hal ini terlihat dari tahun ke tahun selalu ada saja PNS dan Pegawai Honorer yang terjerat kasus narkoba ini. Seakan-akan tidak ada efek jera dan bahkan mengalami peningkatan kualitas dan kuantitas. Lanjutnya, BNK kini terus berupaya agar peredaran narkoba di Kutai Timur tidak berkembang pesat. Melalui penyuluhan dan sosialisasi bahaya narkoba sebagai tugas pokok BNK yang mengemban amanat program pencegahan, penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba (P4GN) serta mendukung tugas penindakan yang dilakukan Polres Kutim melalui Satuan Reserse Narkoba (Satres Narkoba), akan terus berupaya menekan angka penggunaan dan peredaran gelap narkoba di Kutim dan khususnya dilingkungan PNS dan Honorer Pemkab Kutim. Terlebih tahun ini BNK Kutim mendapatkan target harus mampu melaksanan rehabilitasi bagi 100 orang pengguna narkoba di Kutai Timur. Sehingga BNK akan mengoptimalkan Instalasi Pengguna Wajib Lapor (IPWL) yang ada di beberapa kecamatan diKutim yang sudah ditunjuk untuk menangani rehabilitasi narkoba.

(voice)

Lebih jauh Sarwono berharap, adanya kerjasama dan kesadaran dari setiap elemen masyarakat Kutim untuk bersama-sama menyatakan perang terhadap bahaya peredaran dan penyalahgunaan narkoba. Hal ini untuk menciptakan Kutai Timur sebagai daerah yang bebas penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba.

Print Friendly, PDF & Email
Categorised in:

Leave a Reply

avatar

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

  Subscribe  
Notify of