Menu Click to open Menus
Home » Infrastruktur » Ungkapan Kegembiraan Warga Kaliorang, Dengan Terbangunnya Jembatan Penghubung Dua Desa

Ungkapan Kegembiraan Warga Kaliorang, Dengan Terbangunnya Jembatan Penghubung Dua Desa

(40 Views) Juli 29, 2020 1:20 am | Published by | No comment

SANGATTA – Namanya Muhammad Jabir, seorang laki- laki berusia 60 tahun yang kesehariannya adalah bertani dan beternak. Ditemui RPD Kutim secara eksklusif,  adanya pembangunan jembatan yang dibangun oleh satuan Kodim 0909 Sangatta melalui program Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke 108 di desanya. Ia pun sangat antusias.

Kala itu, sekitar jam delapan pagi, biasanya waktu- waktu sibuk bagi petani di desa tersebut beranjak ke ladang. Sambil memikul cangkul yang dibawanya , RPD Kutim menyapa,   apakah bapak mengetahui adanya kegiatan TMMD di desa bapak saat ini?. Tahu, sahut Jabir biasa dipanggil. Mereka sedang membangun jembatan, lanjut Jabir.

Apa yang diharapkan dari adanya pembangun jembatan ini pak Jabir. mendengar pertanyaan itu, dengan semangat Ia menjawab. Sebagai seorang petani biasa tentu sangat senang dan bangga dengan adanya jembatan tersebut. Apalagi, ini akan menghubungkan dua desa sekaligus. Tak hanya itu, sebagai petani Ia merasa sangat bersyukur dimana mereka bisa dengan mudah membawa keluar hasil pertanian mereka untuk dijual. Pasalnya, selama ini hasil tani yang mereka dapatkan itu hanya cukup untuk dimakan sehari- hari saja. karena memang tidak adanya akses yang dilalui kendaraan menuju lahan pertanian, setidaknya sepeda ataupun sepeda motor untuk mengangkut hasil tani mereka.

Jadi, lanjut Jabir saat ini dirinya dan warga lainnya sudah merasa lega, akhirnya bisa menjual hasil tani, yang akan meningkatkan perekonomian warga setempat.

Sementara itu, camat Kaliorang juga mengucapkan terima kasih khususnya kepada Kodim 0909 Sangatta melalui kegiatan TMMD tersebut . Upaya ini sangat membantu masyarakat khususnya di dua desa tersebut yakni Desa Bangun Jaya dan Desa Bukit harapan.

Jika selama ini untuk menuju kota kecamatan itu mesti berputar dengan melingkari dua desa tersebut bahkan menempuh jarak hingga 5 KM. Namun, dengan terbangunnya jembatan penghubung ini, masyarakat sekitar dua desa tersebut cukup menempuh jarak 2, 5 KM sudah mencapai pusat Kecamatan yang didalamnya juga terdapat sarana pendidikan, kesehatan hingga pasar.

Print Friendly, PDF & Email
Categorised in:

Leave a Reply

avatar

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

  Subscribe  
Notify of