Menu Click to open Menus
Home » Uncategorized » Upayakan Pemenuhi Kebutuhan Sapi Lokal, Dinas Pertanian dan Peternakan Kutai Timur Cegah Penjualan Sapi dari Kutim ke Kabupaten Berau

Upayakan Pemenuhi Kebutuhan Sapi Lokal, Dinas Pertanian dan Peternakan Kutai Timur Cegah Penjualan Sapi dari Kutim ke Kabupaten Berau

(1083 Views) April 12, 2016 8:36 am | Published by | 3 Comments

Sangatta. Dengan jumlah populasi sapi yang kini ada di Kutai Timur sebanyak lebih dari 17.000 ekor, maka bukan tidak mungkin dalam beberapa tahun kedepan target swasembada daging di Kutai Timur bisa tercapai. Bahkan kini setiap tahunnya Kutai Timur mampu memotong 4000 ekor hingga 5000 ekor sapi untuk memenuhi kebutuhan daging di Kutai Timur.

Menurut Kabid Peternakan pada Dinas Pertanian dan Peternakan Kutai Timur Diah Ratna Ningrum, dengan adanya target pencapaian swasembada daging di Kutai Timur saat ini Distanak Kutim terus berupaya memenuhi kebutuhan sapi di Kutai Timur dengan melakukan program pengadaan sapi yang didatangkan dari beberapa daerah di Indonesia, terutama Bali. Sapi-sapi ini disebar hampir merata di 18 kecamatan di Kutai Timur, namun populasi terbesarnya berada di 5 Kecamatan. Yakni di Kecamatan Rantau Pulung, Wahau, Kongbeng, Sangkulirang dan Kaliorang.

Lanjut Diah, yang menjadi permasalahan saat ini adalah ternyata banyak sapi-sapi di Kutim dijual oleh para peternak ke luar daerah terutama ke Kabupaten Berau. Beberapa laporan terkait penjualan sapi ini telah diterimanya namun karena tidak ada pemeriksaan dan pengawasan di perbatasan wilayah Kutim, sehingga disinyalir cukup banyak sapi yang telah terjual. Para peternak ini bekerjasama dengan beberapa tengkulak sapi untuk menjual sapi ke Berau, dikarenakan lebih rendahnya populasi sapi yang ada di Kabupaten Berau jika dibandingkan dengan di Kabupaten Kutai Timur.

Lebih jauh Diah mengatakan, pihaknya sudah bersurat kepada seluruh Kades terutama yang dekat dengan perbatasan Kutim untuk bisa menghimbau kepada kelompok tani dan peternak agar tidak menjual sapi-sapi mereka ke luar Kutai Timur. Selain itu pemberitahuan ini juga sudah dilayangkan kepada Kapolsek untuk tidak mengizinkan dan menahan jika ada pengiriman sapi dari Kutim ke luar daerah yang tidak memiliki surat jalan. Sementara bagi kelompok tani yang ketahuan menjual sapi bantuan mereka, maka dipastikan tidak akan mendapat rekomedasi untuk mendapatkan kembali bantuan sapi pada tahun-tahun selanjutnya.

Print Friendly, PDF & Email
0 0 vote
Article Rating
Categorised in:
Subscribe
Notify of
guest

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

3 Comments
Most Voted
Newest Oldest
Inline Feedbacks
View all comments