Menu Click to open Menus
Home » Uncategorized » UPT Pasar Targetkan Capaian Retribusi sebesar Rp 1 Miliar

UPT Pasar Targetkan Capaian Retribusi sebesar Rp 1 Miliar

(458 Views) Agustus 15, 2016 8:39 am | Published by | No comment

Sangatta. Ditengah lesunya perekonomian masyarakat secara global, Pemerintah Kutai Timur (Kutim) tengah berupaya keras untuk menggali potensi pendapatan lain untuk menyokong pendapatan asli bagi daerah Kutim. Salah satu potensi pendapatan yang saat ini sedang dimaksimalkan adalah pendapatan dari retribusi Pasar Induk Sangatta (PIS). Sejak beroperasi di tahun 2012 lalu, PIS terus berkontribusi melalui sumbangsih retribusi daerah. Pada tahun 2015, PIS mampu menyetorkan Rp 800 juta dari target retribusi sebesar Rp 600 juta.

Sedangkan untuk tahun ini, PIS menargetkan perolehan retribusi sebesar Rp 1 miliar, dari target standar yang ditetapkan sebesar Rp 800 juta.     Menurut Kepala UPT Pasar Pasombaran, upaya mengenjot pendapatan dari sektor retribusi pasar ini seiring dengan permintaan pemerintah Kutim agar setiap SKPD menggali potensi pendapatan lainnya, mengingat situasi keuangan negara yang mengalami devisit. Selain itu, retribusi pasar masih berpotensi untuk didongkrak dan menjadi salah satu penyumbang pendapatan asli daerah (PAD) Kutai Timur.

Hal ini dapat digali dari potensi sewa kios pasar yang berjumlah 130 kios, lapak pasar ikan yang berjumlah sekitar 50 pedagang, serta pedangang tidak tetap dan pedagang buah yang menempati pelataran dan halaman pasar. Sedangkan pasar lainnya yang ada di Sangatta dan beberapa kecamatan lainnya, seperti pasar Sangatta Selatan dan Sangkulirang juga belum dimaksimalkan pungutan rertibusinya. Tentunya peningkatan retribusi ini juga dibarengi dengan sejumlah kenyamanan yang disiapkan pemerintah. Diantaranya, program doorpize bagi pengunjung pasar dan penyediaan trayek angkutan umum khusus melayani rute pasar induk sangatta (PIS) menuju kota Sangatta dan sebaliknya.

(Voice : Ka UPT Pasar Pasombaran – Target Retribusi Pasar)

Sementara itu, Wakil Bupati Kutim Kasmidi Bulang terus menghimbau kepada seltiap SKPD di Lingkungan Pemkab Kutim untuk dapar berkreasi dan kreatif menggali potensi-potensi sumber pendapatan lainnya untuk menopang pendapat Kutai Timur, terutama di tengah krisis ekonomi global. Sehingga Kutim tidak hanya bergantung dari royalti maupun dana bagi hasil (DBH) pada sektor batubara dan migas dari pemerintah pusat. Meskipun diketahui bahwa Kutim merupakan salah satu daerah penghasil terbesar batubara dan migas.

(Voice : Wabup Kasmidi – Gali Potensi Baru PAD)

 

Print Friendly, PDF & Email
0 0 vote
Article Rating
Categorised in:
Subscribe
Notify of
guest

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments