Menu Click to open Menus
Home » Uncategorized » Usai Hadiri Lomplai, Kasmidi Lanjutkan Pimpin Ekspedisi Kutim II, Ke Hutan Lindung Wehea

Usai Hadiri Lomplai, Kasmidi Lanjutkan Pimpin Ekspedisi Kutim II, Ke Hutan Lindung Wehea

(460 Views) April 10, 2017 6:10 pm | Published by | No comment

Suasana Diskusi dipimpin Wakil Bupati  Terkait Hutan Lindung Wehea dan Pesta Adat Lompai, di Balai Hutan Lindung Wehea (RPDKUTIM/Wak Hedir)

Sangatta – Wakil Bupati Kutai Timur, Kasmidi Bulang dan rombongan usai menghadiri Pesta Adat Lom Plai, Suku Dayak Wehea, di Desa Nehas Liah Bing Kecamatan Muara Wahau, Kabupaten Kutai Timur, Sabtu sore (7/4/17)  melanjutkan perjalanannya ke  Hutan Lindung Wehea (Huliwa) dalam rangka program Pemerintah Daerah “Ekspedisi Kutim II”.

Wakil Bupati, Kasmidi dan isteri Tirah Satriani yang juga Kepala Bidang Pemasaran dan Promosi Industri, Dinas Pariwisata Kutim, serta putra Kasmidi, Khafi turut serta dalam kegiatan tersebut.

Ekspedisi Kutim II tahun 2017, yang dipimpin Wakil Bupati Kutim kali ini, dengan agenda menjelajah Hutan Lindung Wehea, diikuti peserta sebanyak 350 orang. Yang didalamnya termasuk anggota Dewan, Unsur FKPD, OPD , Puluhan Komunitas  baik dari Pecinta Alam, Komunitas Fotografer, Penulis Buku serta berbagai Media Online, Elektronik maupun cetak turut serta dalam Ekspedisi  tersebut.

Dari Kecamatan Muara Wahau,  rombongan  harus menempuh waktu selama kurang lebih 4 jam,  dan tiba di Kantor Pengelola Hutan Lindung Wehea Hutan  sekitar pukul 21.00 wita.  Tiba dilokasi pesrta yang membawa tenda langsung memasang tenda masing-masing. Karena fasilitas yang ada di Kantor, tidak cukup untuk menampung peserta yang sangat banyak.

Kegiatan pada malam hari diisi dengan diskusi terkait dengan Hutan Lindung Wehea dan Pesta Adat Lom Plai. Diskusi  antara peserta dengan Pemkab Kutim, DPRD, Kepala Adat Wehea juga turut hadir langsung dari Kementrian Lingkungan Hidup, Wiratno,  cukup menarik, hingga tidak terasa sampai pukul 00.00 wita.

Seperti diketahui, Hutan Lindung Wehea meraih juara III penghargaan Schooner Prize Award tahun 2008 di Vancouver, Kanada , karena model pengelolaan konservasi hutan Wehea dinilai sangat adaptif dan sesuai perkembangan zaman.

Ekspedisi kali ini, sengaja dikemas untuk memperkenal salah satu destinasi di Kutim,  melalui Jelajah Hutan Wehea, agar Pemerintah Daerah,  bisa  melihat langsung kondisi Jelajah Hutan Lindung Wehea. Sehingga bisa mengambil langkah-langkah kedepannya  dalam mengembangkan destinasi wisata yang ada di Hutan Lindung Wehea.

Print Friendly, PDF & Email
0 0 vote
Article Rating
Categorised in:
Subscribe
Notify of
guest

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments