Menu Click to open Menus
Home » Uncategorized » WABUP TEGASKAN ADA SANKSI KETIDAKDISIPLINAN

WABUP TEGASKAN ADA SANKSI KETIDAKDISIPLINAN

(445 Views) April 12, 2016 7:08 am | Published by | No comment

SANGATTA – Rutin gelar coffee morning dengan SKPD dan para Camat, hari ini Bupati dan Wakil Bupati gelar acara yang sama dengan pegawai negeri sipil (PNS) dan tenaga kerja kontrak daerah (TK2D) di lingkup Sekretaiat Kantor Bupati Kutai Timur. Dalam coffee morning ini bupati dan wakil bupati menegaskan kembali untuk meningkatkan kedisiplinan terutama kedisiplinan jam masuk kerja dan apel pagi. Untuk saat ini sanksi kedisiplinan dari jam kerja masih dalam tahap soslialisasi yang kedepannya akan diterapkan sanksi-sanksi kepada pegawai yang tidak disiplin dalam bekerja.

Wakil Bupati Kutai Timur, Kasmidi Bulang mengatakan, penerapan sanksi ketidakdisiplinan akan tegas diterapkan, namun sebelumnya akan disoalisasikan terlebih dahulu sehingga pada saat penerapan tidak terjadi pro kontra. Selanjutnya akan ada rapat koordinasi terlebih dahulu untuk menentukan sanksi yang mengacu pada aturan yang ada dan menjadi tanggung jawab bersama. namun menurutnya, para pegawai sudah seharusnya mengetahui bahwa ada sanksi dari ketidakdisiplinan pegawai karena sudah diatur dalam peraturan pemerintah.

(Voice – Wakil Bupati Sanksi kedisiplinan)

Sesuai dengan Peraturan Perintah Nomor 53 Tahun 2010 tentang kedisiplinan pegawai negeri sipil, kewajiban masuk kerja dan mentaati jam kerja. Adapun sanksinya yaitu penundaan kenaikan gaji berkala selama 1 tahun bagi PNS yang tidak masuk kerja selama 16 sampai 20 hari kerja, penundaan kenaikan pangkat selama 1 tahun bagi PNS yang tidak masuk kerja tanpa alasan yang sah selama 21 sampai 25 hari kerja. Penurunan pangkat setingkat lebih rendah selama 1 tahun bagi PNS yang tidak masuk kerja selama 26 sampai 30 hari kerja.

Pelanggaran terhadap kewajiban dari PP 53 ayat 9, berupa  teguran lisan bagi PNS yang  tidak masuk kerja tanpa alasan yang sah selama 5 hari, teguran tertulis PNS yang  tidak masuk kerja tanpa alasan yang sah selama 6 sampai 10 dan pernyataan tidak puasa secara tertulis PNS yang  tidak masuk kerja tanpa alasan yang sah selama 11 sampai 15 hari kerja.

Wakil Bupati Kutai Timur berjanji akan membenahi terlebih dahulu kedisiplinan pegawai dilingkungan sekretariat yang kemudian akan melanjutkan pembenahan kedisiplinan ke setiap SKPD. Tidak hanya menerapkan kedisiplinan namun kedepannya Bupati dan Wakil Bupati juga menjanjikan kesejahteraan bagi pegawainya.

 

Print Friendly, PDF & Email
0 0 vote
Article Rating
Categorised in:
Subscribe
Notify of
guest

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.

0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments