Menu Click to open Menus
Home » Uncategorized » 27 Raperda Masuk dalam Prolegda DPRD Kutim 2017

27 Raperda Masuk dalam Prolegda DPRD Kutim 2017

(1497 Views) Januari 25, 2017 1:35 pm | Published by | No comment

partisipasi-ilustrasi-net-660x400

Sangatta. Pemerintah Kutai Timur dan DPRD Kutai Timur akhirnya menandatangani nota kesepakatan mengenai program pembentukan peraturan daerah (Propemperda) yang akan dibahas dan berupaya disahkan pada tahun 2017 ini. Dalam rapat paripurna ke 3 tahun sidang 2017, siang kemarin, sebanyak 27 Raperda yang terdiri dari 4 Perda inisiatif dewan dan 23 Raperda usulan pemerintah masuk dalam program legislasi daerah (Prolegda) DPRD Kutim tahun ini.

Bupati Kutim, Ismunandar yang ditemui awak media usai menghadiri Paripurna Propemperda   mengatakan bahwa semua Raperda yang masuk dalam prolegda tahun ini terutama 23 Raperda usulan pemerintah menjadi prioritas untuk bisa disahkan tahun ini. Namun memang, yang menjadi prioritas utama adalah Raperda yang berkaitan dengan retribusi atau yang berkenaan dengan pendapatan asli daerah (PAD) Kutim serta raperda terkait CSR (Corporate Sosial Responsibility) agar memiliki payung hukumnya.

Diakuinya, walaupun saat Kutim masih dalam kondisi krisis keuangan, namun dirinya berharap hal ini menjadi tantangan khusus bagi pemerintah dan DPRD Kutim untuk bisa menciptakan banyak produk perda di tengah keterbatasan anggaran. Namun yang terpenting adalah 23 Raperda usulan pemerintah tersebut sudah masuk dalam prolegda 2017.

Hal senada juga diungkapkan Ketua DPRD Kutim Mahyunadi. Kepada wartawan, dirinya mengatakan bahwa DPRD Kutim akan semaksimal mungkin melakukan pembahasan 27 Raperda yang masuk dalam Prolegda DPRD Kutim tahun ini. Sehingga dengan adanya nota kesepahaman dan kesepakatan antara pihak Pemerintah Kutim dengan DPRD Kutim terkait usulan raperda ini, maka nantinya pembahasan Raperda tidak boleh lepas dari apa yang tertuang dalam kesepakatan kedua belah pihak hari ini.

Diakui Mahyunadi, memang dirinya tidak terlalu optimis jika 27 Raperda ini bisa dibahas dan terselesaikan tahun ini. Karena jika harus disahkan seluruhnya, maka dalam satu bulan akan ada 2 raperda yang harus dibahas dan disahkan. Namun tentu sesuai keinginan pihak pemerintah Kutim, Raperda yang menjadi prioritas utama adalah Raperda-raperda yang menyangkut PAD Kutim serta raperda yang berkaitan dengan kepentingan umum. Selain itu juga Raperda yang menjadi hutang DPRD Kutim atau belum sempat terselesaikan pada tahun sebelumnya. Diantaranya Raperda yang berkaitan dengan CSR dan Raperda Pengelolaan Sarang Burung Walet Rumahan.

(Voice :wulandari – Paripurna Propemperda 2017)

Print Friendly, PDF & Email
0 0 votes
Article Rating
Categorised in:
Subscribe
Notify of
guest

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments