Menu Click to open Menus
Home » Uncategorized » Minim Kontribusi, Pemerintah Kutim Cuma Harapkan Multi Player Efek dari Perkebunan Sawit

Minim Kontribusi, Pemerintah Kutim Cuma Harapkan Multi Player Efek dari Perkebunan Sawit

(1089 Views) Oktober 16, 2016 12:13 pm | Published by | No comment

Sangatta. Meskipun saat ini ratusan ribu hektar lahan potensial yang ada di Kutai Timur menjadi perkebunan sawit. Namun ternyata hal tersebut tidak terlalu memberikan imbas yang berarti pada pendapatan asli daerah (PAD) Kutai Timur.

Bupati Kutai Timur, Ismunandar mengakui jika saat ini kontribusi perkebunan sawit pada PAD Kutim masih sangat minim. Bahkan dalam Pendapatan Domestik Regional Bruto (PDRB), sumbangsih sawit sangatlah kecil. Hal ini karena, walaupun perizinan pembukaan lahan merupakan hak pemerintah daerah, namun pengelolaan pajak untuk sektor perkebunan ini diambil langsung oleh pusat. Layaknya pajak mineral dan batu bara serta pajak kehutanan. Sementara pemerintah daerah hanya dapat mengelola pajak bumi dan bangunan (PBB), retribusi Izin Mendirikan Bangunan (IMB) dan pajak air tanah, jika memang perusahaan tersebut menggunakan air tanah. Sehingga wajar saja jika pendapatan dari pajak dan retribusi pada sektor sawit sangatlah minim bagi PAD Kutim.

Lanjut Ismu, namun pemerintah Kutim saat ini sangat berharap dengan adanya multi player efek dari imbas bertumbuhnya perkebunan dan pabrik pengolahan minyak mentah sawit atau crude palm oil (CPO) di Kutim, yang langsung berimbas pada masyarakat lokal daerah. Selain program Corporate Social Responsibility (CSR) dan adanya alokasi perkebunan plasma, juga tersedianya puluhan ribuan lapangan pekerjaan bagi tenaga kerja dan warga lokal.

Kemudian yang tak kalah penting, dampak dari berdirinya perkebunan sawit dan pabrik CPO di beberapa kecamatan di Kutim yakni bisa mendukung program listrik rakyat. Kelebihan daya listrik perusahaan bisa dibagikan kepada masyarakat lokal setempat, sehingga masyarakat juga bisa menikmati fasilitas listrik tanpa berharap kepada Perusahaan Listrik Negara (PLN). Selain itu juga, tentu adanya dampak pertumbuhan ekonomi bagi masyarakat dan daerah setempat.

Print Friendly, PDF & Email
0 0 vote
Article Rating
Categorised in:
Subscribe
Notify of
guest

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.

0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments