Menu Click to open Menus
Home » Uncategorized » 1.570 Usulan Akan Menjadi Bahan Musrenbang Tingkat Kabupaten

1.570 Usulan Akan Menjadi Bahan Musrenbang Tingkat Kabupaten

(571 Views) Maret 19, 2016 3:52 am | Published by | No comment

Sangatta – Dari hasil Forum Gabungan SKPD yang telah dilaksankan pada hari rabu 16 Maret 2016 lalu di Gedung Serba Guna Bukit Pelangi , Sekretaris Bappeda Kabupaten Kutai Timur menerangkan ada 3.966 usulan dari 18 Kecamatan, 133 Desa dan 2 Keluarahan yang disampaikan dan sudah terekam di Pro Sim Bappeda Kutai Timur. Namun dari 3.966 usulan tersebut dijelaskan Arjohansyah bahwa yang diupayakan untuk disepakati hanya 1.570 usulan atau hanya 40 persen yang bisa didiskusikan lebih lanjut pada Musrenbang tingkat Kabuapaten yang akan dilaksanakan pada 21-22 Maret 2016. Hal tersebut diterangkan Arjohasyah ketika disambangi media ke Kantor Bappeda Kawasan Perkatoran Bukit Pelengi, jum’at (18/3/16).

Dengan rincian Bidang Sosial Budaya dan Pemerintahan ada 1.081 usulan yang disepakati hanya 500 usulan, Bidang Ekonomi ada 1.177 usulan yang disepakati 387 usulan, Bidang Fisik dan Prasarana 1.708 usulan namun hanya 683 yang akan dibahas lebih lanjut. Lebih lanjut dijelaskan Arjohansyah dari usulan-usulan yang sedemikian banyaknya inilah yang akan menjadi bahan dalam Musrenbang tingkat Kabupaten, selanjut akan melihat pagu indikatif kemampuan APBD Kabupaten Kutai Timur kedepan dan bagaimana usulan yang tidak terakomodir bisa dilanjutkan dalam Musrenbang tingkat Provinsi dan Musrenbang tingkat nasional.

Voice (Arjohansyah)

Lebih Jauh dikatakan dari kedua kegiatan yang telah dilaksanakan yakni Konsultasi Publik RKPD dan Forum Gabungan SKPD pada tanggal 15-16 Maret 2016 lalu, Sekretaris Bappeda Arjohansyah apresiasi perbedaan kualitas dari pelaksanaan Musrenbang 2016 yang telah dilaksanakan karena dihadiri langsung Bupati, Wakil Ketua DPRD, Wakil Bupati, anggota DPRD, Kepala SKPD, Camat, Kepala Desa, Politisi, Akademisi dan Pimpinan Perusahaan.

Yang kedua Dia menegaskan bahwa pada tahun ini sangat menentukan dalam penyusunan suatu dokumen perencanaan yang baik, agar nantinya dapat menghasilkan suatu RPJMD, yang telah diawali dengan langkah Konsultasi Publik RKPD yang akan menjadi landasan Pembangunan selama lima tahun dalam kepemimpinan Bupati terpilih terkait dengan indikator kinerja daerah yang dituangkan dalam RPJMD maupun target-target capaian Bupati.

Selanjutnya dikatakan bahwa tahun ini Bappeda akan merapikan semua proses perencanaan RPJMD yang akan diajukan kepada DPRD menjadi Peraturan Daerah (Perda) dan otomatis akan menjadi pedoman bagi masing-masng SKPD sampai ke tingkat Kecamatan dan Desa.

Pihak SKPD tahun ini akan menyusun rencana strategis (Renstra) lima tahun mengikut RPJMD yang ada, selanjutnya Kecamatan juga akan menyusun Renstra lima tahun dan masing-masing Desa harus menyesuaikan RPJMD kedalam RPJMDes dan harus melakukan review kembali artinya merapikan agar benang perencanaan ini dari tingkat Desa sampai tingkat Kabupaten, Kabupaten sampai tingkat Provinsi dan Nasional yang sudah dirapikan tidak terputus, jadi alur perencanaan betul dari bawah sampai keatas itu sudah terdokumentasi dengan baik.

Print Friendly, PDF & Email
0 0 vote
Article Rating
Categorised in:
Subscribe
Notify of
guest

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments