Menu Click to open Menus
Home » Uncategorized » 100 hektar Hutan KBK di Muara Wahau Ludes Terbakar

100 hektar Hutan KBK di Muara Wahau Ludes Terbakar

(585 Views) Februari 29, 2016 7:57 am | Published by | No comment

Sangatta. Kebakaran lahan kembali melanda Kutai Timur. Sejak Sabtu (27/2), kebakaran melanda kawasan budidaya kehutanan (KBK) seluas kurang lebih 100 hektar di Kecamatan Muara Wahau. Personil Kodim 0909/SGT dan Koramil Muara Wahau, melakukan upaya pemadaman api dibantu 75 orang personil Denrudal Bontang, yang diturunkan untuk melakukan pemadaman. Sementara itu, 50 orang personil Batalion Infantri (Yonif) 611/Awang Long juga diperbantukan melakukan pemadaman dan penyekatan penyebaran kebakaran di kawasan Kecamatan Muara Bengkal.

Dandim 0909/SGT Letkol (Inf) Ibnu Hudaya, mengatakan pemadaman titik api di Kecamatan Muara Wahau dilakukan oleh Koramil, Denrudal, karyawan DSN Grup dan dibantu masyarakat setempat. Keterlibatan pihak DSN Grup ini karena kebakaran hutan yang terjadi di Muara Wahau ini karena hutan KBK berbatasan langsung dengan areal lahan milik DSN Grup.

Lanjut Ibnu, sebenarnya sejak tanggal 17 Pebruari lalu, kebakaran hutan ini sudah terjadi dan semakin diperparah dengan tidak adanya turun hujan. Malahan titik api di kawasan Muara Wahau sempat terpantau sebanyak 16 titik hot spot. Namun dengan adanya hujan pada, Minggu (28/2) kemarin, titik api ini bisa dipadamkan. Hingga saat ini masih tersisa 1 titik api di Muara Wahau namun karena kondisi medan cukup jauh sekitar 40 Km dari pasukan dan aksesnya tidak dapat dijangkau dengan jalur darat, maka pihaknya hanya berharap datangnya hujan yang dapat memadamkan kobaran api di lokasi tersebut. Sementara di wilayah Muara Bengkal msih tersisa 3 titik api dan masih dilakukan pemadaman. Sedangkan hingga saat ini, beberapa titik hotspot masih terdeteksi, seperti 5 hot spot di Bengalon, Rantau Pulung ada 4 dan Teluk Pandan 1 Hot spot.

Dikatakan, indikasi adanya faktor kesengajaan dalam musibah kebakaran hutan di hutan KBK ini tercium kuat. Pasalnya dari sekian titik api yang terpantau, terlihat sengaja dibakar oleh oknum masyarakat dan salah satu perusahaan di dekat areal KBK tersebut untuk pembukaan lahan dan areal berladang. Hal ini dapat terlihat karena kondisi areal kebakaran seperti sengaja disekat-sekat untuk dibakar.

(voice)

Lebih jauh Dandim Ibnu berharap, masyarakat harus sadar bahwa upaya pembukaan lahan dengan cara membakar untuk berladang, dampaknya sangat merugikan. Merugikan karena asap akibat pembakaran ladang menjadi polusi udara yang berdampak negatif bagi kesehatan manusia, juga tentu merusak keasrian lingkungan. Selain juga berimabas pada gangguan ekonomi karena dampak kabut asap mengganggu perekonomian daerah dan negara tetangga. Sementara jika memang terbukti adanya kesengajaan dari pihak perusahaan dalam melakukan pembakaran lahan, maka perlu adanya tindakan tegas dari aparat penegak hukum yakni kepolisian terhadap perusahaan tersebut.

Print Friendly, PDF & Email
0 0 vote
Article Rating
Categorised in:
Subscribe
Notify of
guest

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.

0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments