Menu Click to open Menus
Home » Uncategorized » 102.910 Jiwa, Penduduk Kutim Belum Melakukan Perekaman KTP-el

102.910 Jiwa, Penduduk Kutim Belum Melakukan Perekaman KTP-el

(569 Views) Mei 30, 2017 4:25 pm | Published by | 2 Comments

Kepala Dinas Disdukcapil Kutim, Januar HPLA, saat ditemui awak media diruang kerjanya

Sangatta – Sebanyak 102.910 jiwa, penduduk di Kabupaten Kutai Timur belum melakukan perekaman Kartu Tanda Penduduk Elektronik (KTP-el), untuk itu Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kutim terus menghimbau agar warga Kutim, segera melakukan perekaman di Kecamatan, atau jika alat di Kecamatannya sedang rusak, bisa melakukan perekaman di Kecamatan terdekat atau bisa langsung datang ke Disdukcapil Kutim. Demikian, disampaikan Kepala Dinas Disdukcapil Kutim, Januar HPLA saat ditemui awak media diruang kerjanya, Selasa (30/5/17).

Januar menjelaskan, dari 415.553 jiwa jumlah penduduk Kutim, Data Disdukcapil bulan Desember tahun 2016, dari jumlah penduduk tersebut, 287.200  adalah wajib KTP artinya yang sudah berusia 17 tahun keatas, atau yang sudah pernah menikah. Sampai dengan saat ini, yang sudah melaksanakan perekaman, dari jumlah wajib KTP sekitar 184.290 jiwa, jadi yang belum melaksanakan perekaman penduduk Kutim, 102.910 jiwa.

Januar menambahkan, semenjak mendapat kepercayaan dari Pemerintah Pusat,  Pemerintah Kabupaten sejak tahun 2014, telah terlaksana pencetakan KTP-el sampai bulai Mei 2017 sebanyak  62.866  KTP-el

Kemudian total keseluruhan, percetakan KTP di Pusat sebesar 142.600, kemudian di Kabupaten Kutim 62.886, maka total pencetakan KTP-el di Kabupaten Kutai Timur sudah sebanyak 205.486.

Lebih lanjut, Ia mengungkapkan, dari bulan Maret, Disdukcapil Kutim mendapat  10.000 blanko dari Pusat, yang telah digunakan kurang lebih 4.305 blanko, jadi tersisa sebanyak 5.695 keping blanko yang belum digunakan.

Dari data tersebut, ada data yang belum dicetak sebesar 17.806 jiwa, artinya data yang menjadi PRR, sehingga Kutim masih mengalami kekurangan blanko sekitar 12.200 blanko.

kemudian ada data yang belum terkirim untuk mencari data tunggalnya, mulai dari akhir Oktober 2016 – Mei 2017 sebayak 3.062 jiwa, yang sudah melakukan perekaman, namun belum menjadi data tunggal. Data ini sedang diusahakan oleh Pusat dalam bulan ini agar data tersebut, bisa kembali kedaerah.

Dari 3.062 tersebut, menjadi data yang potensi untuk dicetak, sehingga penambahan  kebutuhan   blanko dari 12.200 ditambah 3.062 menjadi 15 ribuan blanko yang masih dibutuhkan untuk mencetak KTP-el yang telah melakukan perekaman.

Melihata data tersebut, kebutuhan secara ril ditambah dengan yang belum melakukan perekaman 102.910, maka kebutuhan blanko di Kutim akan melonjak lagi menjadi sekitar 117 ribuan blanko.

Lebih jauh, Januar menjelaskan, untuk perekaman didaerah-daerah pihaknya mengalami kendala, karena ada sebagaian peralatan yang mengalami kerusakan dan kerusakan alat masih menjadi tanggungan pusat, dan belum bisa menentukan maintenen alat. Sehingga Disdukcapil Kutim hanya mendata saja dulu.

Untuk itu, kepada masyarakat Kutim yang belum bisa melakukan perekaman karena kerusakan alat di Kecematannya, maka dapat melakukan perekaman di Kecamatan terdekat, atau bisa datang ke Disdukcapil langsung. sehingga diharapkan tuntas ditahun 2017, 102.910 jiwa, yang belum melakukan perekaman, bisa segera melakukan perekaman bagi yang belum melakukan perekaman KTP-el.

Perlu, diketahui, 18 Kecamatan di Kutim telah memiliki alat perekaman KTP-el, namun ada beberapa Kecamatan yang sedang mengalami kerusakan alat dan proses perpindahan tempat yakni Kecamatan Sandaran, Sangkulirang dan Bengalon.

Print Friendly, PDF & Email
0 0 votes
Article Rating
Categorised in:
Subscribe
Notify of
guest

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

2 Comments
Most Voted
Newest Oldest
Inline Feedbacks
View all comments