Menu Click to open Menus
Home » Uncategorized » 105.000 Penduduk Kutim Belum Lakukan Perekaman E-KTP

105.000 Penduduk Kutim Belum Lakukan Perekaman E-KTP

(3473 Views) Desember 28, 2015 10:07 pm | Published by | No comment

Sangatta. Jelang akhir tahun 2015, masih ada pekerjaan rumah (PR) yang harus segera diselesaikan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kutai Timur, yakni menyelesaikan perekaman Kartu Tanda Penduduk Elektronik (E-KTP). Dari data Disdukcapil Kutai Timur, tercatat sebanyak 105.407 jiwa penduduk Kutai Timur belum melakukan perekaman E-KTP.

Menurut Kepala Disdukcapil Kutim Januar Harlian Putra Lembang Alam, dari 264.080 penduduk Kutim yang wajib memiliki KTP Elektronik, 105.407 jiwa penduduk Kutim hingga kini belum melakukan perekaman KTP Elektronik dan tersebar di 18 Kecamatan di Kutim. Kebanyakan dari mereka tinggal di pelosok-pelosok desa yang cukup jauh dari kecamatan. Sehingga saat dilakukannya perekaman, mereka tidak hadir untuk melakukan perekaman. Namun mereka diketahui sudah memiliki KTP Siak.

Januar menghimbau agar masyarakat Kutai Timur yang belum memiliki elektronik KTP ini untuk dapat pro aktif melakukan perekaman di kator kecamatan setempat. Karena jika mengacu pada peraturan yang ada, seharusnya sejak 1 Januari 2015 lalu, seluruh penduduk yang sudah di atas 17 tahun atau yang memiliki KPT Siak, sudah wajib menggunakan KTP elektronik.

(voice)

Sementara terkait program nasional Kartu Indentitas Anak (KIA), Januar mengatakan saat ini ada 149.017 anak Kutai Timur yang berusia 16 tahun ke bawah yang akan segera memiliki kartu identitas anak ini. Kartu ini berfungsi sebagai tanda identitas anak indonesia layaknya penduduk yang berusia 17 tahun ke atas. Walaupun beberapa kota di Kaltim seperti Balikpapan sudah mulai melakukan perekaman kartu identitas anak ini, namun Kutim baru akan mulai melakukan perekaman dan pencetakan KIA pada awal tahun depan.

Print Friendly, PDF & Email
0 0 votes
Article Rating
Categorised in:
Subscribe
Notify of
guest

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments