Menu Click to open Menus
Home » Uncategorized » 2 Siswa SMP Swasta di Sangatta Curi Sepeda Motor

2 Siswa SMP Swasta di Sangatta Curi Sepeda Motor

(540 Views) Juni 1, 2015 11:58 am | Published by | No comment

Sangatta. Jajaran Polres Kutim berhasil mengungkapdua pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang merupakan target operasi polres Kutim dalam operasi Jaran Mahakam 2015, yang dilaksanakan sejak tanggal 25 Mei 2015 hingga 13 Juni 2015. Yang cukup menarik, pelaku curanmor adalah dua orang pelajar SMP Swasta di Kota Sangatta.

Kapolres Kutai Timur AKBP Nanang Triwidiandoko didampingi Kasat Reskrim AKP Danang Prasetyo, menjelaskan bahwa bermula dari kasus curanmor yang menimpa Fatmah, yang melaporkan kehilangan kendaran roda duannya di parkiran RSUD Sangatta, pada Desember 2014 lalu. Jajaran Opsnal Rekrim Polres Kutim yang dibantu Unit Intelkam Polres Kutim melakukan penyelidikan dan akhirnya diketahui identitas tersangka yakni BM (15) dan MA (15).

Rangka motor jaranLanjutnya, keberhasilan penangkapan kedua pelaku curanmor ini berawal dari ditemukannya rangka kendaraan Sepeda Motor, Minggu (11/1) di semak-semak belakang sekolah MTS Al-Ma’Arif Jalan Pendidikan Sangatta Utara. Setelah dilakukan pengecekan nomor sasis (Nosis) dan nomor rangka (noka) kendaraan, yang ternyata sama persis dengan kendaraan milik Fatmah yang hilang. Setelah dilakukan pengecekan dengan guru di MTS Al-Ma’Arif tersebut diketahui bahwa kendaraan tersebut pernah digunakan oleh kedua siswanya yakni BM dan MA. Dan akhirnya kedua tersangka berhasil diamankan aparat, jelas Kapolres Anang.

Karena umur kedua tersangka masih 15 tahun maka keduanya dilakukan Deversi sesuai Undang-undang Peradilan Anak, yang disaksikan kedua orang tua tersangka, pihak pelapor, Dinas Pendidikan, Bapas Samarinda, dan pihak lainnya. Kedua tersangka berjanji tidak akan mengulangi perbuatannya dan menyepakati beberapa kesepakatan antara tersangka dan pelapor, tambah AKP Danang.

Lebih jauh dikatakan, dalam kurun waktu Januari hingga saat ini, telah terjadi 7 kasus pidana yang melibatkan 8 orang anak sebagai tersangkanya. 6 kasus dilakukan deversi dan 1 kasus dilimpahkan ke kejaksaan.

Print Friendly, PDF & Email
0 0 vote
Article Rating
Categorised in:
Subscribe
Notify of
guest

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.

0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments