Menu Click to open Menus
Home » Uncategorized » Antrian Puskesmas Panjang, Bupati Kutim minta Dinkes Tambah Layanan

Antrian Puskesmas Panjang, Bupati Kutim minta Dinkes Tambah Layanan

(837 Views) Oktober 3, 2017 5:20 pm | Published by | No comment

Sangatta – Menerima banyak aduan masyarakat mengenai lambatnya pelayanan puskesmas dikarenakan antrian pasien yang panjang setiap harinya, Bupati Kutai Timur, Ismunandar meminta Dinas Kesehatan Kutai Timur untuk meningkatkan pelayanan di setiap puskesmas. Menurut Ismu, banyak masyarakat yang menyampaikan padanya setiap mengantri di Puskesmas, terutama Puskesmas Teluk Lingga harus antri berjam-jam, bahkan dari pagi hingga siang baru mendapatkan giliran.

Antrian panjang pasein ini dilakukan saat melakukan pendaftaran, menunggu pelayanan dokter hingga pengambilan obat, hal tersebut dikarenakan pasien yang datang di Puskesmas Teluk Lingga terdata mencapai dua ratus hingga dua ratus lima puluh pasien perharinya. Sedangkan menurut Sekertaris Dinas Kesehatan Kutai Timur, Haryati mengatakan, untuk pasien gigi saja jika perhari menerima tiga puluh orang pasien maka akan mengakibatkan antrian yang lama, karena pelayanan pada poli gigi untuk setiap pasien memakan waktu lebih lama dari pelayanan dokter umum. Haryati menambahkan untuk mengatasi hal tersebut, akan dilakukan penambahan kursi gigi yang selama ini sudah terdapat dua buah, akan ditambahkan kembali satu buah beserta dengan tenaga kesehatannya, sedangkan untuk Dokter Umum dirasa masih mencukupi.

Peningkatan pelayanan nantinya akan ditambah dengan kotak surat aduan masyarakat yang akan di tempatkan di semua puskemas dan Rumah Sakit. Isi kotak aduan masyarakat tersebut nantinya akan dibuka per tiga bulan dalam pertemuan lintas sektor, dengan aduan tersebut dapat dilihat berbagai kekurangan dalam pelayanan kesehatan sehingga kedepannya akan cepat dilakukan perbaikan.

Voice : Khusnul Khotimah

 

 

Print Friendly, PDF & Email
0 0 votes
Article Rating
Categorised in:
Subscribe
Notify of
guest

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments