Menu Click to open Menus
Home » Uncategorized » Biro Umrah Wajib Urus Ijin

Biro Umrah Wajib Urus Ijin

(1447 Views) Januari 22, 2016 7:14 am | Published by | 30 Comments

SANGATTA –Kementrian Agama (Kemeneg) Kutai Timur (Kutim) meminta agar kiranya semua biro pelayan Haji dan Umrah yang ada di Kutim untuk terlebih dahulu memiliki ijin operasi sebelum memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Permintaan tersebut dilayangkan untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan seperti halnya penipuan yang dilakukan oleh biro-biro yang tidak bertanggung jawab untuk mencari keuntungan sendiri.

”Kita sudah layangkan surat kepada seluruh biro di Kutim untuk terlebih dahulu memiliki ijin sebelum beroperasi,”ujar Kepala Kemenag Kutim Fahmi Rasyad.

Dalam surat tersebut, tertulis delapan pemohonan yang sekiranya harus dipenuhi oleh perusahaan biro haji dan umrah di Kutim.   Pertama katanya, harus memiliki surat keterangan terdaftar sebagai badan hukum dari kementrian hukum dan ham, memiliki ijin usaha biro perjalanan wisata dari Dinas Pariwisata setempat yang sudah beroperasi paling singkat dua tahan dan  memiliki surat keterangan domisili usaha dari pemerintah daerah setempat yang masih berlaku.

Kemudian, memiliki surat keterangan terdaftar sebagai wajib pajak dari kantor direktorat jendral pajak kementrian keuangan, memiliki surat rekomendasi dari kantor pariwisata daerah setempat yang masih berlaku, memiliki susunan dan struktur pengurus perusahaan dan memiliki NPWP Perusahaan dan pimpinan perusahaan.

”Ini sesuai dengan Surat Ditjen penyelenggaraan haji dan umrah kementrian agama RI No: Dj. VII/1/4/Hj.09/8268/2015 Tanggal 22 Desember 2015 prihal  prijinan penyelenggara perjalanan ibadah umrah, serta menindaklanjuti surat kepala kanwil Kemeneg Provinsi Kalimantan Timur Nomor: Kw.16.4/4.b/Hj.00/0066/2016 Tanggal 5 Januari 2016,”katanya.

Jika tidak, maka pihaknya meminta agar menghentikan operasi untuk sementara hingga ada ijin yang mengikat. Karena ijin merupakan salah satu kewajiban dan legalitas untuk menjalankan usaha.

”Untuk masyarakat juga diminta hati-hati jika akan melakukan perjalanan umrah terlebih haji melalui biro. Jika legalitasnya biro tidak jelas, maka diminta untuk mengurungkan niatnya. Bahkan kita minta, jika sudah ada yang tertipu, untuk segera melaporkan. Baik kepada kita maupun keberwajib,”pintanya.

Disinggung berapa jumlah biro yang ada di Kutim, dirinya tidak mengetahui pasti. Karena pada tahun ini baru dilakukan pendataan secara menyeluruh.

”Kalau data dulu, kita tidak berani beritahukan karena hanya sementara dan belum falid. Usai pendataan, baru kita publikasikan. Berapa jumlahnya, berapa yang berijin dan yang tidak,”katanya.

Print Friendly, PDF & Email
0 0 vote
Article Rating
Categorised in:
Subscribe
Notify of
guest

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.

30 Comments
Most Voted
Newest Oldest
Inline Feedbacks
View all comments